Merangkum Mei Dalam Pelukan

Merangkum Mei Dalam Pelukan

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 26, 2019
WpInfo
Poetry
Ini adalah sebuah kumpulan puisi tentang curahan hatiku saat aku dan Mei(bukan nama sebenarnya) yang berlakon mengikuti skenario kehidupan tentang rasa,persahabatan,komitmen, kehancuran sampai berujung pada perpisahan. Aku membuat kumpulan ini bukan hanya sekedar untuk eksis semata, aku ingin kumpulan ini bisa kubaca sambil kurenungkan untuk segala kisah yang panjang dan rumit selama aku mengenalnya. Namun aku tetap berharap kalian akan menganggapnya tak sesederhana itu. Aku mengenal Mei sebagai wujud dari seseorang berwajah ceria yang menopengi kesedihannya yang sulit meredah walau Tuhan pada akhirnya menunjukkan padaku perihal siap dia yang belum kuketahui, itu adalah sesuatu yang buruk dan juga sesuatu yang baik. Anggap saja nama Mei adalah sebuah panggilan kesayangan. Kunamai dia seperti itu karena dia terlahir di bulan itu tak peduli meski banyak Mei yang terlahir di dunia. Ya dia memang seseorang yang akan selalu membekas di hati....selalu. Mungkin selamanya atau sampai semesta berkehendak agar aku melupakannya
All Rights Reserved
#767
sajak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sedalam Samudera
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Aksa Amerta
  • Laut menyimpan rahasia ibu
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Tenang dalam pelukan laut

Raina Ellara, seorang mahasiswi psikologi yang hidup dalam bayang-bayang tekanan, kesepian, dan gangguan mental, menyimpan rasa pada Biru-mahasiswa kedokteran yang diam-diam menjadi satu-satunya cahaya dalam hidupnya. Namun, rasa itu hanya tumbuh dalam diam, tak pernah sampai pada tujuan. Saat harapan terakhirnya memudar dan luka batin tak lagi tertahan, Raina memilih kembali kepada tempat yang paling ia pahami, keheningan yang tenang seperti dalamnya lautan. Sebuah kisah melankolis tentang cinta yang tak pernah terucap, luka yang tak pernah benar-benar sembuh, dan keikhlasan yang lahir dari sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines