Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Kiki
  • WpView
    LECTURES 47
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., déc. 25, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Hanya sekedar cerita tentang perjuangan yang selalu diabaikan. Tentang perih yang lebur karena kasih. Tentang tawa yang menutup luka. Sebenarnya ini kisah sederhana tentang pelajar putih abu abu. Yang membentuk satu kisah yang padu. Dari cinta hingga luka. Dari tangis hingga tawa. Dari tak peduli menjadi paling berarti.
Tous Droits Réservés
#14
terabaikan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Kisahku [TAMAT]
  • Destiny.
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Sinful (Tamat)
  • You Are Mine [Terbit]
  • Last Day
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Benalu [Terbit]

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu