Awan, Senja dan Angin

Awan, Senja dan Angin

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 3, 2019
Setelah Senja pergi, Awan mencintai Senja seperti angin. Dia mungkin tidak dapat melihatnya namun selalu merasakan keberadaannya. "Senja, rinduku berlabuh kemana arah mata angin berada. Ya selalu ada setiap waktu" Kata Awan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • " Senja Yang Mana..."
  • Sepucuk Senja untuk Cinta
  • Amara&Sean
  • Tanyakan Namaku Pada Senja
  • GADIS BULAN UNTUK SENJA
  • Sejuta Senja (Versi Revisi)
  • Senja dan Jingga
  • Jejak Yang Tak Pernah Pulang
  • Laut dan Senja (TAMAT)

Senja memang sangat indah...dengan panorama warna jingga yang sangat mempesona. Dengan datangnya senja yg menengelamkan matahari...mengajarkan kita bahwa segala sesuatu tak ada yang abadi. Walaupun berlangsung begitu singkat...namun senja juga telah mengajarkan kita tuk ikhlas, ketika harus pergi karena datangnya sang malam Cinta pada pandangan pertama telah tumbuh antara Aini dan Endra ketika senja datang...karena senja juga rasa itu tersampaikan... Dan akhirnya saat sejak mereka pun harus berpisah. Senja yang bahagia dan senja juga yang meninggalkan rasa dan luka Senja terindah mana yang mereka rindukan... Saat bertemu atau berpisah...

More details
WpActionLinkContent Guidelines