Part Of Me

Part Of Me

  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
Ini bukan tentang si dingin yang bertemu si hangat bukan juga tentang si culun yang bertemu si most wanted, bukan juga tentang nerd girl yang bertemu bad boy, ataupun nerd boy yang bertemu bad girl. Ini bukan seromantis rangga dan cinta, bukan juga semanis dilan dan milea, dan bukan pula segoals nathan dan salma. Ini hanya cerita tentang bagaimana seseorang terus berada pada lingkaran luka, luka yang tiada habisnya, luka yang membuat siapa saja yang merasakannya akan selalu berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Ini cerita tentang gadis sederhana yang terjebak dalam skenario kehidupan, yang selalu membawanya pada kesunyian dan kesendirian lagi lagi lagi dan lagi Part of me Bagian dari ku adalah luka, luka adalah bagian dariku
All Rights Reserved
#96
part
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuh Luka (On Going)
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Valcano
  • GAVIN
  • Paradise
  • Sebelum Luka
  • About SAMANTHA
  • Cuaca

No copas! Cerita ini hanya fiksi, hasil ide saya sendiri! Kisah ini tentang seorang gadis muda yang hidup dengan luka batin yang mendalam akibat ayahnya membiarkan ibunya untuk wanita lain. Luka ini tidak hanya mempengaruhi ibunya, tetapi juga dirinya sendiri. Ia tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik, merasa bahwa dirinya tidak cukup berharga di mata ayahnya. Ia harus menghadapi setiap masalah dan ucapan dari ayah nya dan wanita pelakor itu. Namun, di tengah-tengah kesedihan dan kekecewaan, ia berusaha untuk bangkit dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Melalui perjalanan hidupnya, ia belajar untuk menerima keadaan dan memaafkan ayahnya, meskipun itu tidak mudah. Cerita ini adalah genre perjuangan, kesedihan, dan proses penyembuhan, serta bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterpurukan dan menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. ••• Dengan langkah cepat, Hendra menghampiri Melia yang melihat dirinya datar. "Apa yang kau lakukan, Melia?!" tanya Hendra dengan nada tingginya. Melia melirik pada Rina sebentar yang meringis kesakitan, lalu menatap Ayahnya lagi yang berada di hadapannya. "Ayah punya mata 'kan?" Melia bukan menjawab melainkan memberi pertanyaan. "Aku hanya berlatih melempar benda pada tempatnya kok," lanjutnya lalu melangkah pergi. "Melia!" Penasaran dengan alurnya? baca yok, jangan lupa follow dulu💋

More details
WpActionLinkContent Guidelines