Sepenggal Kisah Lyora

Sepenggal Kisah Lyora

  • WpView
    Reads 481
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 1, 2019
Aku pernah berpikir, hidup tanpamu aku bisa. Merelakanmu pergi dengan hati yang lain. Membiarkanmu tertawa tanpa ada aku disampingmu. Sebab, kamu berhak bahagia tanpa harus aku kekang lagi - meski sesungguhnya aku tidak sepenuhnya setuju akan keputusan itu. Ketidak-jujuranmu padaku membuat kepercayaanku hilang tak bersisa. Kupikir hidup tanpamu akan baik-baik saja. Semuanya harus berjalan seperti sediakala, saat kamu belum masuk ke dalam kehidupanku, saat kami tidak saling mengenal, dan saat aku tidak mengenal apa itu luka. Kini kamu hidup dengan seseorang yang memilihmu, dan aku dengan hati yang baru mencoba untuk membuka lembaran lagi. Aku biarkan seseorang menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak semudah yang aku pikir.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Verronica (COMPLETED)
  • KHALILA AND OTHERS
  • BUKA HATI (Completed)
  • SENA
  • Antara Mencintai dan Dicintai
  • Assalamu'alaikum Bee
  • Unfinished Goodbye
  • All of the stars [Bulan's]
  • HaluNatasha

"Hari ini, aku akan berhenti. Aku bangga pada diriku, aku tidak melakukan sesuatu yang berlebihan lagi. Ulang tahunnya tak terasa spesial bagiku. Tidak ada keinginan untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuknya. Rupanya kamu selalu berhasil mendorongku menjauh. Aku pernah, menginginkan kabar darimu. Aku pernah ingin menjadi orang paling penting dalam hidupmu. Aku ingin menjadi yang utama dan pertama. Tapi, sejak kemarin, aku tahu sesuatu. Aku tahu bahwa chatmu denganku hanya dilakukan diwaktu luang." Raya mencintainya, dalam diam selama 4 tahun lamanya. Namanya Tio, sayangnya teman yang kemudian menjadi sahabatnya itu lebih memilih mengejar Vira. Bukan tak mengetahuinya, Tio tahu bahwa Raya menyukai dirinya, namun ia memilih untuk berpura-pura tidak tahu. Tidak pernah terlintas dalam benak Tio untuk membalas perasaan Raya, sedikitpun dia yakin dirinya tidak menyukai Raya. Bagaimana jika Raya mulai menjaga jarak dengan Tio? Bagaimana jika Raya sudah tidak bisa merasakan perasaan sayang untuk Tio? Akankah ceritanya jika suatu saat keadaannya berbalik?

More details
WpActionLinkContent Guidelines