Wajdi
  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 3, 2019
Ini kisah dua sejoli yang bertemu bukan untuk saling berteman, melainkan ditakdirkan untuk menjadi musuh. Azka Aqilla Kirani Wajdi yang selalu membawa senjata berupa kerikil di dalam tasnya, tujuannya hanya satu, untuk membalas dendam pada orang gangguan mental yang selalu mengganggunya dengan melempari dirinya menggunakan kerikil saat keluar dari kompleks rumah. Tapi kini musuhnya bertambah satu, ketika dia bertemu dengan cowok kejam yang tidak berperi kecewek'an yang bernama Rayen Budiman. Rayen selalu saja membuat Aqilla geram dengan setiap perlakuan kejamnya itu, sehingga dia selalu melemparinya dengan kerikil yang di bawanya. Rayen selalu berfikir untuk membalas perlakuan gadis itu yang terkesan berani dengan dirinya. Padahal selama ini tidak ada satupun perempuan yang berani menentang nya atau menantang nya. Tapi gadis itu mempunya berani yang cukup tinggi. Sikap Rayen yang kasar dan terkesan menjengkelkan memang tidak bisa di toleran untuk seorang perempuan apalagi yang seperti Aqilla. Namun, tidak ada asap bila tidak ada api. Banyak sebab mengapa sikap Rayen menjadi seperti itu.
All Rights Reserved
#21
aqilla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • Our Path Diffrent
  •  Garis Luka
  • Black Code (Lima)
  • [Complete] Fate in Chains
  • social science class 3
  • RayRel?
  • GADIS DELIMA
  • VeeNara
  • Rival, Jadi Pacar?

Selama ini, Aqila hanya hidup di antara luka yang tak pernah benar-benar sembuh, hingga kehadiran seseorang yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya perlahan menghangatkan ruang hatinya yang beku. Namun ketika harapan mulai tumbuh, satu demi satu takdir merenggut ketenangan itu. Cahaya yang baru saja ia percaya, pergi tanpa pamit.Ia lenyap seperti senja yang padam tanpa warna. Hanya menyisakan tanya. Apakah kepergiannya sebuah pengkhianatan atau bentuk cinta yang tak sanggup diucapkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines