"Nyaman" Itu Jebakan

"Nyaman" Itu Jebakan

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 24, 2018
Apa benar hubungan lama tidak menjamin ke jenjang pernikahan? Ya. Itu yang di alami seorang wanita bernama Laura Carol Shirley. Laura adalah orang yang sangat feminim, lugu, cantik dan pintar. Ia kuliah di salah satu universitas ternama di indonesia. Tidak salah kalau wanita cantik dan pintar ini tidak jomblo. Laura mempunya kekasih bernama Bryan Matthew Elmer. Bryan adalah pria yang sangat terkenal di universitas indonesia. Terkenal dengan jahil nya, playbloy nya, harta yang bergelimang dan nakal nya. Tetapi, mengapa lelaki seperti Bryan menginginkan wanita seperti Laura? Bukankah Laura bukan type Bryan?
All Rights Reserved
#415
free
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LAST NIGHT WITH YOU - JENLISA [GXG]
  • BODOH
  • Sravanah [Tamat]
  • my young wife✔
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • ATTENTION WITH BENEFIT - JENLISA [G×G]
  • Dating Demi Gengsi
  • 180° [END]
  • VERLYARA
  • Young marriage

Jennie Caleste Eleanor Kim Lisa Alessandra De Luca Manoban Mereka berdua mantanan Minhyun Alexander Hwang tunangan jennie Jennie dan Lisa pernah saling mencintai. Hubungan mereka penuh gairah, canda, dan perdebatan kecil yang justru mempererat ikatan di antara mereka. Namun, ada satu hal yang membuat semuanya berantakan yaitu Lisa tidak bisa memberi kepastian. Jennie ingin hubungan yang serius, sementara Lisa selalu ragu. Setelah bertahun-tahun menunggu dan berharap, Jennie akhirnya menyerah. Dia memutuskan untuk menikah dengan pria yang bisa memberinya kepastian, meninggalkan semua kenangan dengan Lisa di masa lalu. Namun, di malam sebelum pernikahannya, Lisa muncul di depan pintunya dengan ekspresi penuh luka. "Bolehkah aku bersamamu untuk terakhir kalinya?" Malam itu, mereka berbagi kehangatan yang dulu pernah ada. Tidak ada janji, tidak ada masa depan hanya mereka dan waktu yang terus berjalan. Tapi apakah itu cukup untuk benar-benar menutup lembaran lama? Ataukah perasaan yang tertahan justru semakin menyiksa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines