senyap
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 25, 2018
Kecilku berlari Selusin kalimat bak piala Kau berdiri didepan Setia dengan sebuah dasar Manakala seluruh orang mencernanya Di depan situ Kau habiskan sisa hidup mu Seluruh dasar pembiranmu pergi Jauh ketempat yang mungkin belum kau capai Ohh setidaknya ada satu dari bagian dirimu yang ikut pergi Entah sebuah kesabaran didepan bangku musiman Tapi kenangan telah kau jahit dalam aliran hemoglobin Ya setidaknya yang jahitannya masih kuat Kau berkeriputpun masih berdiri disitu Menerangkan dasar agar pergi berkelanah Dimana dunia belum sampai Inipun bukan melankolisasi Lebih luas cakrawala pupil tuk melihat Terbatas mungkin Tak wajar jika dipendam Namun terlalu superior tuk dipaksa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disturbances (End)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • DikaRanggi
  • IF YOU
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Antara aku dan dunia
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • You're Here, But Not For Me
  • REMEMBER 1.0

Hari demi hari, Aku menyeka air mataku lagi Aku hidup dengan menghapus kamu dalam hatiku Walaupun jika aku memberikan hatiku, itu tidak cukup untuk cinta ini Tenggorokanku terasa tersendat karena tidak bisa memanggilmu lagi Luka dalam hatiku semakin besar Walaupun aku mencoba menghapusnya, aku tidak bisa Wajahmu yang kurindukan, selalu melekat disekitarku Kamu terus masuk dan muncul dalam pandanganku Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Selamat tinggal hari, waktu kumohon berhenti Sehingga hatiku yang membiarkanmu pergi bisa menjadi abu yang tidak merasakan sakit lagi Kepada seseorang, yang kucintai Ketikaku memikirkanmu hatiku selalu berdetak kencang Hatiku sudah berlari kepadamu Wajahmu yang kurindukan, selalu melekat disekitarku Kamu terus masuk dan muncul dalam pandanganku Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Selamat tinggal hari, waktu kumohon berhenti Sehingga hatiku yang membiarkanmu pergi bisa menjadi abu yang tidak merasakan sakit lagi Cintaku tidak cukup sehingga membuatmu pergi dan menanggis Jangan pernah ada dalam cinta yang menyakitkan ini lagi Air mata mengaburkan pandanganku Hatiku yang membiarkanmu pergi menjadi abu yang lebih menyakitkan lagi Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Kepada seseorang, yang kucintai Hari dimana kita berpisah

More details
WpActionLinkContent Guidelines