My Boyfriend? - [KTH]

My Boyfriend? - [KTH]

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 23, 2019
WpInfo
Fanfic
"Apakah ini benar-benar dia yang aku kenal ?" "Benar itu dia yang aku kenal" "Tidak tolong jangan mendekat, aku belum siap bertemu denganmu" "Oh tidak" Itu lah yang sedang aku ucapkan di dalam hati, aku tidak bisa apa-apa saat bertemu dengannya, oh my god dasar bodoh. Semakin aku gugup ia semakin mendekat dan mempercepat jalannya sampai ia menyampiriku. "Hai~" "O-oh hai" Seketika kita ber-2 canggung dan tidak pembicaraan setelah menyapa. Sekitaran 1 menitan akhirnya ia memecahkan ke canggungan ini. "Mungkin kalo memang jodoh gak akan kemana..." "Ah? Iya itu sangat betul, seperti kita sekarang ini" Aku hanya bisa menahan senyum kebahagiaan ini agar ia tidak melihatnya, aku sangat malu 😔.
All Rights Reserved
#12
wkwk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • OM x SEUNGYOUN✅
  • Without Love?
  • TENTANG SEPASANG
  • Scent Like Laven [HyungKi] [ShowKyun]
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️

🔞 "Kau tidak membodohiku, kan, Mark?" Haechan bertanya sambil meletakkan kepalanya di dada Mark. Pikiran Mark menyuruh untuk mendorong perempuan itu menjauh, tetapi tubuhnya melakukan hal sebaliknya karena tangannya kini justru mendarat pada rambut Haechan. "Mengapa menurutmu begitu?" Dia mengangkat bahu. "Kau tidak terlihat jahat. Kadang-kadang kupikir kau hanya mahasiswa biasa, dan ini hanya sebuah permainan dare. Aku hanya ingin memastikan, apakah kau akan menepati janjimu? Aku sebenarnya mempertaruhkan nyawaku dengan memata-matai dia, dan aku tahu bahwa dia adalah orang yang berbahaya. Aku hanya ingin memastikan aku akan mendapatkan hasil sesuai kesepakatan." Mark tidak perlu memandang untuk mengetahui kekhawatiran Haechan. Bagaimanapun, kekhawatiran seperti itu memang pantas ada. Keduanya hidup di dunia di mana kepercayaan sulit dihasilkan dan didapatkan. Haechan punya hak untuk ragu. "Aku bukan orang yang seperti itu," jawabnya. "Aku berniat menepati janjiku. Ketika semua ini selesai, aku akan membeli kebebasanmu, lalu kau bisa meninggalkan tempat ini dan melakukan apa pun yang kau inginkan." Original story: Rainy_Summer Alih bahasa: yourdayssi

More details
WpActionLinkContent Guidelines