Pelangi Monokrom

Pelangi Monokrom

  • WpView
    Membaca 108
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 7, 2019
Berupa rasa yang monokrom-Berbeda dengan pelangi yang jarang kita lihat, namun selalu indah datangnya. Keduanya bersinggungan menghias jejak cerita Deggy. Dia mengulas; masa yang pernah indah. Rasa yang pernah menggelora di dada. Emosi dan sikap naif sebab umur tak cukup. Serta isak... yang tidak bisa di lupa. Disiksa rasa peka, sebagai remaja. Deggy berharap kisah cintanya menjadi enerjik. Tapi apa daya, kita hidup didunia penuh pekik- dari setiap manusia yang tak pernah mau berusaha.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dalam Kata, Kupeluk Namamu
  •  [TBS #1] DEVIANO [COMPLETED]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • KEPERGIAN SENJA
  • Rahasia Kita [END]
  • Semu
  • PELANGI
  • Quite perfect
  • Ilusi

Naya tidak pernah pandai berbicara. Ia mencintai dalam diam, mengagumi dari kejauhan, dan menyimpan rindu dalam barisan kata yang ia tempelkan di mading sekolah. Tak ada yang benar-benar tahu siapa penulis di balik tulisan-tulisan itu-kecuali satu orang yang mulai memperhatikan keheningannya: Reyhan. Di tengah perjalanan yang sunyi dan luka kehilangan yang tak pernah benar-benar sembuh, Naya memilih menulis sebagai pelarian, sebagai tempat berlindung, dan sebagai cara mencintai dunia yang terasa terlalu bising. Namun ketika penyakit lama kembali menggerogotinya, Naya tahu: tak semua cerita akan menemukan akhirnya. Lewat tulisan terakhirnya, Naya mengungkapkan perasaannya, bukan untuk didengar, tapi untuk dikenang. Dalam kata, ia memeluk seseorang yang tak bisa ia gapai. Dalam sunyi, ia meninggalkan jejak yang tak akan hilang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan