Ruang Waktu

Ruang Waktu

  • WpView
    Reads 20,133
  • WpVote
    Votes 863
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
Allah maha baik merencanakan segalanya bagi makhluknya , tidak terkecuali untuk revan , ketika ia merasa allah begitu kejam memisahkan dirinya dengan orang-orang yang di sayangi seakan dunianya runtuh begitu saja , hampir ia berputus asa tanpa mengingat ada orang yang harus ia jaga dan bahagiakan , ayahnya yang senantiasa sabar membuat dirinya tersadar bahwa dunia tidak akan berakhir selama allah masih memberi ruang di hatinya untuk kembali bersyukur . Walaupun ia sudah kembali menjadi dirinya sendiri . Namun, ia bertekad menutup hatinya , cukup hafiza yang mengisi . Lalu, siapa sangka allah masih memberinya anugerah untuk merasakan cinta kepada orang yang berbeda , pada akhirnya apakah revan sanggup untuk membuka hatinya kembali dan memperjuangkan cinta nya ? Assalamualaikumm , ini cerita pertamaku , salam kenal dari author yang masih labill , semoga suka , jangan lupa tambahkan ke library .❤
All Rights Reserved
#41
imam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit kita tak sama
  • Sakinah [Sudah Diterbitkan]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • Kali Kedua [After Marriage] ✔
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Marsella (1)
  • MAAFKAN AKU BIDADARI KU[TERBIT]
  • Takdirku Untukmu (END)
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Perjodohan Tak Terduga

**Sinopsis** Sinopsis - Langit Kita Tak Sama Alya, seorang muslimah yang taat dan berhijab, bergabung dengan komunitas relawan bencana alam demi menguatkan empati dan memperluas pengalaman hidupnya. Di sana, ia bertemu Revan, seorang pembina wihara yang juga relawan aktif. Revan berbeda dari laki-laki yang pernah ia temui-tenang, bijaksana, dan penuh kasih. Meski berasal dari keyakinan yang berbeda, mereka merasa ada ruang yang sama dalam nilai-nilai kemanusiaan. Kedekatan mereka tumbuh dari hari ke hari, melewati batasan formalitas dan mulai menyentuh sisi pribadi. Namun, cinta yang muncul perlahan berubah menjadi pergolakan batin. Alya mulai dihantui rasa bersalah karena ini keyakinannya mengajarkan batas yang tegas dalam hubungan beda agama. Sementara Revan, meski memahami perbedaan spiritual mereka, tidak bisa membohongi ketulusan hatinya. Saat cinta dan keimanan mulai bersinggungan, keduanya harus mengambil keputusan: mempertahankan kedekatan dengan segala resikonya, atau melepaskan demi menjaga kedamaian hati masing-masing. Pada akhirnya, mereka sadar-sebanyak apa pun mereka saling mencintai, langit tempat mereka berdoa tetap tak sama. Tapi cinta yang lahir, tetap suci, walau tak harus memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines