Sweet Life

Sweet Life

  • WpView
    Leituras 117
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadConcluída seg, jan 7, 2019
Dia itu nyebelin sih, tapi tampan, kadang dia perhatian, memang sifat dia cuek dan jutek kesemua orang tapi tidak denganku. Tiap malam dia selalu memberikan hadiah yang terbaik untukku, dan aku dengan senang hati menerima hadiah darinya, dia juga sering memelukku entah mengapa. "Aku mau melakukannya lagi" katanya "Beri saja selagi kau mau" aku tersenyum padanya dan... 'cuup~~~' Sebuah kecupan yang ia berikan dikeningku itu sangat lembut, aku menyukainya walaupun kami belum pacaran... "Lain kali kecupan ini akan berubah menjadi ciuman dibibir ini" dia menyentuh bibirku, "Ah mana mungkin kita saja belum pacaran" "Kau tidak yakin, aku saja yakin" Tiba dimana dia langsung mencium bibirku, 'cyeutp' "Lihat, sudah ku lakukan, kau sekarang yakin kan?" Dia melihatku dengan dalam "Ah iyaa..." "Tidurlah" ucapnya "Iya aku akan tidur" aku makin erat memeluknya. Dia romantis juga.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Love It's You [COMPLETED]
  • Between You & I
  • Still With You  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
  • The Day You Will Never Come
  • Our Way
  • Kim Doyoung : Bunny Ice [Completed] (Telah Terbit)
  • One Week Love 1 (completed)
  • Hot Daddy || Jihyuck
  • THE BEST COUPLE TAEKOOK ( ON GOING)
  • Sang PENAKLUK [✓] Re- upload

"Lo jangan berburuk sangka dulu deh." ucapnya aku langsung mengerutka jidatku. "Ahh lo yang mindahin gue kan?" ucap ku sambil memutar mutarkan jari telunjukku di mukanya. "Jangan nunjuk-nujuk bisa?" ucapnya. "Alah jangan so mengalihkan topik deh, lo kan yang mindahin gue ke kasur ya kan kan kan?" ucapku sambil menaik turun kan alisku "Dih gk ada kerjaan banget gue mindahin lo. " "Terus gue kenapa ada disini?" "Lo nggak inget? Ciyus." aku langsung menggelengkan kepalaku. "Lo mau tau siapa yang pindahin lo?" aku langsung menganggukan kepalaku. "Ya diri lo sendiri." ucapnya sambil berdiri dari duduknya dan mengedikan bahunya. Aku yang melihat itu langsung turun dari ranjang dan menggengam tangan kanan Ladit. "Eittss."tarikku. "Ishh apaan lagi?" ucapnya sambil menghadap ke arahku. "Lo pasti gk mau denger deh ciyus."ucapnya sambil menirukan ucapanku tadi. "Ih apaan sih Ladit lo tinggal ngomong aja." "Heuh tadi tuh gini, pas tadi sedang enak-enaknya gue tidur sedikit ada gerakan dari arah kanan ranjang dan itu ternyata lo yang sedang berusaha naek ke atas kasur dan ya kamu tidur di atas kasur." ucapnya aku langsung melongo. "Jadi kita berdua tidur berdua hah?" ucapku menunduk dan rasa panas di pipiku mulai terasa. "Dan bukan itu saja." dengan freak smile nya. "Hhuh apa lagi?" ucapku sambil mendongakkan kepalaku kepo. Kepo itu adalah aku. "Tadi ada yang maksa-maksa ingin nyium gue di saat mimpinya." ucapnya aku langsung melotot. "Terus!" ucapku. "Dia nyium gue--

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo