DeBuR
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 22, 2019
WpInfo
Fiction
Mystery
"Kita ini abadi. Sudah lekat manis di semua memori. Yang muda, yang tua. Yang patah, dan berbunga. Dewiku, Juli" "Berjanji Rome? Sampai beberapa kehidupan yang akan kita jalani?" "Pasti Juli. Jika kamu ragu, tunggu aku di kotak abadi kita." "Tunggu aku pulang dari kelana panjang" "Tapi Juli dewiku. Daripada menunggu, lebih baik menemani" Kehidupan kedua Romeo dan Juliet, dilahirkan kembali dalam wujud dua insan manusia yang jauh. Akankah mereka bertemu dan berbagi cerita hidup kembali? Atau, hanya seorang yang kembali abadi dan yang lain terjebak di bumi? Berpetualanglah dalam ceritaku! Mencarilah seluas mungkin! Aku tidak menjanjikan alur yang bahagia, hanya sedikit pengalaman. Jika sedang kosong, bisa singgah sebentar?
All Rights Reserved
#118
romeo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When his name is
  • Romeo & Rosaline [COMPLETED]
  • DiRafa [ Huang Renjun ] END
  • FALLING IN LOVE
  • Cahaya Dari Luka
  • About Time
  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • TWINKLE LITTLE BROMANCE (Completed)

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines