Sujudku di Senja Terakhirmu

Sujudku di Senja Terakhirmu

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Zea, seorang perempuan yang lebih memilih untuk berkecimpung di dunia rohis, yang berbeda dengan teman-temannya yang lain. Namun, suatu ketika. Ia dipertemukan kembali olehNya dengan laki-laki yang pernah ada didalam hidupnya diwaktu kecil, di dunia rohis ini pula. Akankah mereka kembali seperti saat mereka kecil dahulu? Atau mereka malah lupa dan tidak mempedulikan satu sama lain? Next read all chapter!:') Selamat membaca:') Nb: Dilarang keras untuk memplagiat/meniru segala sesuatu di cerita ini. Baik tokoh, alur, atau garis besar cerita. Dan ingatlah bahwa Allah tidak tidur. Allah tau apa saja yang kamu kerjakan. Terimakasih
All Rights Reserved
#89
hati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Zeeya
  • ATHALARIQ
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Jingga (Tersedia Di Toko Buku)
  • Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Saturn's Rings
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Langit Senja [end]

Bukan tentang senja yang terlupa, melainkan tentang fajar yang memberi kita rasa. Suatu hari, adakalanya kita menemui kesulitan. Dan hari berikutnya, akan merasakan pencapaian yang luar biasa. Lalu suatu hari, akan jatuh lagi dan merasa tertekan. Lalu kamu menghela napas, berpikir tidak bisa menanganinya lagi. tapi kemudian, kamu melihat sesuatu yang lucu dan tertawa. Kamu makan sesuatu yang enak dan rasanya lezat. Dan kamu merasa senang saat melihat seseorang yang kamu sukai. Kurasa ini adalah sebagian dari hidup, bukan? tapi begini, semua suka dan duka ini terkadang sangat melelahkan. Semua ini menjadi sangat melelahkan, tapi meskipun demikian, hidup masih berlanjut, waktu tak berhenti. Angin masih berhembus menerpa dedaunan hingga gugur, air masih mengalir ke tempat yang ia tuju. Cerita itu tidak memiliki akhir, karena semua akhir adalah awal yang baru, Cerita ini tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita terpaku diantara tiga fase itu. Dan pada akhirnya pun semua orang akan pergi, meskipun sudah kita genggam erat sepenuh hati. . . . . Catatan dari Zeeya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines