Bintang Dan Langit

Bintang Dan Langit

  • WpView
    LECTURAS 727
  • WpVote
    Votos 85
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 7, 2019
Hey kamu? Iya kamu. Masih terjaga? Keluar yuk, sama-sama liat bintang. Ya tapi masih ada awan yang menghalangi sih. Tapi nggk papa lah. Mungkin saat ini Langit masih dibatasi oleh awan perihal Sang Pelukis alam semesta masih belum mengizinkan. Tapi aku kan tetap menanti dan takkan pernah berhenti menanti, dan terus menanti dan percaya kepada Sang pelukis. Yang Terbaik Akan Dipersiapkan Untuk Nanti. Sekarang, hanya do'a dan harapan yang bisa aku kirimkan kan kepadaNya, dan semoga Langit mendengarnya. Bahwasannya Bintang suatu hari nanti akan menemani Langit.
Todos los derechos reservados
#340
langit
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • Pelangi sehabis hujan
  • Senja merindu fajar
  • Aku Kamu Dan Dia
  • 7 JANJI DARI LANGIT
  • If I Can't See The Sun √
  • SCORPIO
  • LANGIT [OPEN PRE-ORDER]
  • Langit dan Kejora ✔

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido