Tuna Asmara

Tuna Asmara

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 26, 2018
~Cinta itu menyakitkan~ Sebuah rasa cinta itu belum lengkap tanpa rasa sakit. Seperti sayur asem, tanpa rasa asem belum disebut sayur asem, kalau gak pake asem gak bakalan enak, padahal rasanya asem. Ehh kok malah ke sayur ya? Kita lagi ngomongin cinta oii. Ya intinya cinta itu pasti beresiko sakit hati, patah hati, permusuhan, ngebatin, kandasnya pertemanan, adanya perubahan status, menyebabkan rasa benci, hilangnya kepercayaan, hancurnya harapan, meninggalkan rasa sakit yang mendalam, dan terakhir cinta itu membunuhmu. Mungkin agak serem ya untuk yang terakhir, tapi itu gue kutip di lagu D'masiv. Tapi jangan sampe mati gara-gara putus cinta. Asli ngenes amat hidupnya, iya kan? Ikut prinsip gue aja "Bila satu cinta gagal, masih ada jutaan cinta yang lebih baik di luar sana. Asal dengan satu syarat, kita harus ngebuka hati untuk orang baru" Sebenarnya cerita yang indah adalah Takdir Tuhan. Disini gue cuman ngasih sedikit keindahan itu. Jadi kalau banyak hal yang tak di sukai, mohon di maafkan. Genre : Romance, comedy, mistery, school melodrama Let's read, vote, and comments :) Karya pertamaku, bantu aku berkarya dengan apresiasi karyaku. Arigatou gozaimasu ^^
All Rights Reserved
#7
tuna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • It HURTS
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • Ayesha Transmigration
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • Berkisah Untuk Berpisah (On Going)
  • Langit Yang Merenggut Cinta

Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.

More details
WpActionLinkContent Guidelines