Unexpected

Unexpected

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2019
Ini dari aku yang hatinya masih patah karena kita malah memilih untuk saling menjauhi satu sama lain, yang malah saling membuat tembok setinggi tingginya agar tak dapat lagi digapai, dan malah membesarkan ego dan gengsi masing masing bukannya memperbaiki semua permasalahan yang ada. Aku hanya ingin bilang bahwa aku Rindu, rindu semua hal yang terjadi pada hubungan kita, rindu hal hal kecil yang membuat kita saling tertawa dan rindu berbagi suka dan duka. Apa kabar? Rasanya ingin sekali menyapamu, bercanda lagi denganmu, berbagi lagi cerita denganmu, tapi apa daya kini kita tak lagi bisa satu, karena aku sadar dan aku tahu bahwa kini kita memiliki kebahagiaan tersendiri yang mati matian kita buat dari awal kita berpisah. 'Kini aku sudah menerima perpisahan yang menyakiti hati ini, biarkan saja diri kita memilih berjalan pada takdir kita sendiri, aku hanya meminta padamu untuk teruslah berjalan menuju kebahagiaan, janganlah kamu menengok kebelakang karena percayalah masih ada aku yang menunggumu untuk berbalik arah.' - Rosiana, si pemilik hati yang patah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm okay (END)
  • LOVE OF THE PAST
  • Eliinaa
  • As Time Allows
  • Bara & Tara
  • Let Me Love You Longer
  • WITHOUT ME [ON GOING]
  • REVANO UNTUK REVA
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Ilusi

Orang tuanya selalu bertengkar, tak ada yang bisa ia lakukan selain berusaha meyakinkan diri bahwa keluarganya akan baik-baik saja. Pertengkaran adalah hal wajar dalam rumah tangga. Tumbuh gadis itu berdampingan dengan rasa sakit. Hingga tiba pada satu kejadian, Caramel terpaksa harus mengantarkan surat cinta milik sahabatnya, alih-alih sudah benar, ternyata surat itu salah alamat. Berujung pada benih-benih cinta antara Caramel dengan si penerima surat tadi. Namun, keadaan tak semulus yang dibayangkan kala keduanya semakin dekat, Caramel justru terbayang adegan mengerikan kala kedua orang tuanya yang saling mencintai justru berujung saling menyakiti. Caramel trauma dengan Cinta. Juga tak percaya dengan sebuah hubungan. "I don't believe in a relationship." - Caramel. Note : Di beberapa chapter awal, cerita ini tidak ada kisha romansa sama sekali. Author ingin menceritakan bagaimana sakitnya tokoh Caramel. Setelahnya, baru author ciptakan adegan manis guna menunjukkan bahwa roda kehidupan itu berputar. Cerita ini dibuat semata-mata hanya untuk menyalurkan hobi dan imajinasi. Start : 16-04-22 End : 21-10-22 Rank : # 1 in overthinking [31-08-22] # 1 in brokenhome [26-10-22] # 1 in pelajaran hidup [30-10-22] # 1 in insecure [11-11-22] # 4 in cinta beda agama [10-11-22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines