ARETHA
  • WpView
    LECTURAS 2,058
  • WpVote
    Votos 256
  • WpPart
    Partes 26
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 26, 2019
"Tha, setelah ini, semuanya tinggal kenangan. Makasih ya Tha." "Jangan bahas itu lagi." Hening. Tak ada yang membuka suara setelah sepersekian detik. 18.000 detik di sini. Semesta menjadi saksi dua manusia yang terjebak dalam kisah rumit. Yang membuat keduanya harus memilih yang terbaik demi sebuah kebahagiaan. Kebahagian untuk Aretha dan sisanya, luka itu untuk Alvin. Setelah ini, tak ada yang berubah memang, hanya saja perasaan Alvin yang akan ia buang jauh-jauh. Ia akan tetap menjaga ratu anehnya dari kejauhan. Dirinya tetap menanti namun hatinya ia matikan rasanya. Terlalu banyak luka yang didapat, tak sebanding dengan harapan yang ia terbangkan di langit senja. Copyright © 2018, Ai'fee Thy
Todos los derechos reservados
#551
cintasepihak
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • KISAH
  • Persona
  • 00.00
  • ALFIREN
  • EVIDEN (Republish)
  • Semesta
  • Valcano
  • DIA MATAHARI 2: I'M THE WINNER
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido