Hujan di Batas Waktu

Hujan di Batas Waktu

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2020
Seperti yang orang banyak bilang, bahwa saat hujan turun bukan hanya genangan yang muncul tapi juga kenangan. Tepat pukul 19.17 hujan berhenti dan dia pun bergegas untuk pergi. "Aku pulang ya, Put" Bisiknya pelan. Aku mengangguk ragu seakan tak ingin dia pulang, berharap ada sesuatu yang bisa menahan. Hanya sampai jalan raya ini saja aku bisa mengantarnya. Motor kami pun berhenti dan aku turun. "Hati-hati, Mas" Suaraku serak seakan tertahan "Iya, Put" Dia tersenyum sambil melambaikan tangan. Mukanya terlihat lelah, sedangkan perjalanan masih panjang. Dan lagi, gerimis turun kembali setelah tadi sesaat berhenti. Perlahan sosoknya mulai hilang, tak lagi aku lihat punggungnya ataupun dengar suara motornya. Aku pun memilih berbalik lalu pulang. Tiba-tiba handphoneku bergetar, ada pesan masuk. "Makasih, Put" Pesannya tertulis di layar. Mungkin dia berhenti sejenak pikirku. "Sama-sama, Mas. Hati-hati" balasku singkat Aku tersenyum lalu langsung ku simpan kembali handphoneku ke dalam tas sebab hujan terasa semakin deras.
All Rights Reserved
#6
papandayan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hunaif Love Hanifa...???
  • AKSAFA (End)
  • Wrong Dream
  • Lovakarta
  • TENTANG SEPASANG
  • Promise (OPEN PO) ✅
  • Evando&Seraphine [END]
  • TAMARA

Ini saat pertamaku menginjakan kaki di negara lain...ya ...aku Hanifa salah satu TKI atau TKW yang sedang mengejar impian seperti kebanyakan teman teman yang lainnya... Tapi aku janji dengan Mama bahwa ke isenganku ikut mengadu nasib di luar negeri ini...karena ingin membayar tuntas hutang hutang mama ... Mama..: Fa apa serius kamu mau pergi ninggalin mama sendirian .. Lalu kupeluk mama.. Mama tenang saja...ini hanya sebentar ...Hanifa janji jika sudah terkumpul uang untuk membayar hutang mama untuk membiayai sekolah hanifa selama ini nanti hanifa pulang... Mama : Tapi jauh Fa...kenapa harus ke Dubai apalagi jadi TKI...mama takut kenapa kenapa sama kamu... lalu kubenarkan letak dudukku agar berhadapan dengan mama.. kulihat ada air mata...ku usap perlahan lalu kucium tangannnya..Ma Hanifa hanya perlu do'a mama.. ku ingat kejadian itu sebagai penyemangat setiap perjalananku.. How are you ..?? kenapa kamu disini...!!! im sorry sir... saya tertidur... sambil terus menundukan kepala.. aku bersegera bergegas keluar.. Ya tuhan ....kenapa aku bisa tertidur di ruangan ini.. perpustakaan milik tuan muda Hunaif.. rasannya seperti tersambar petir mendengarnya tadi.. Hai..!!! What are you doing!!! kembalikan bukuku... Ups kenapa buku ini terbawa di tanganku... Lalu ku letakkan pelan pelan di meja kecil terdekat sambil terus menunduk. dan berlalu pergi... ******** Ia terus melihat kepergianku ... seperti tak rela ... aku memmutuskan untuk pergi.. setelah semua kejadian yang telah terjadi.. mereka semua terdiam ... Tuan muda Hunaif,tuan kecil Abelart,gadis kecilku Alea...menangis... hmmm...... aku sungguh tak menyangka ... mimpi Duba ku jadi begini...

More details
WpActionLinkContent Guidelines