Hold My Hand

Hold My Hand

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kuyy di Follow and di Read!! Jangan lupa Vote ya:') "Mezric cinta gak sama Ara?" "Cinta" "Kok cuma itu aja sih jawabnya?" "Karena aku ga perlu kalimat panjang dibumbui majas majas dan perumpaan untuk menjelaskan apakah aku cinta kamu atau engga. Karena aku cinta kamu itu tulus dari hati bukan dari kata kata cinta yang berujung omong kosong. Aku cinta kamu ga butuh alasan. Karena aku terima kamu apa adanya bukan ada apanya. Jadi kamu jangan pernah berfikir kalau aku engga cinta sama kamu oke?" DEGG Yuk Baca!!:') Mampir aja dulu, mana tau suka:v
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • MINE
  • ALASKARA
  • RAISEN
  • Waiting To Be Ended
  • Essentialy Love (SELESAI)
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines