Alana
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2019
"Sekarang, lo adalah alasan satu - satunya gue untuk tersenyum." Alana, cewek tomboy nan populer yang disebabkan oleh sifat tomboynya dan kemanisannya. Tak lupa, dia juga anak orang kaya. Hampir semua cowok menyukainya dan menjadi penggemarnya. Ditambah lagi, Alana jago basket dan gitar. Pesona nya pun tak terkalahkan. Hampir, berarti tak semua. Ada satu laki - laki ketua geng cowok terkenal di sekolahnya. Geng Sagaraver, itu nama gengnya. Dave, sang ketua geng, tak sedikitpun menyukai perilaku Alana dan juga tak terpesona oleh Alana. Tapi, waktu terus berjalan tanpa ada yang tahu. Mungkin saja Dave bisa mencintai Alana ataupun sebaliknya.
All Rights Reserved
#641
alana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Pelangi [COMPLETED]
  • The Love Trap (Terbit di Penerbit Kastil Mimpi)
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Alana
  • AlgaHessa [SELESAI]
  • DEAR ALENA
  • Pretend We're Falling
  • ALKASYHA√

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines