Antara Langit dan Senja

Antara Langit dan Senja

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jan 22, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Bukan hal mudah bagi Senja untuk tetap bertahan dibawah tekanan. Masalah yang bertubi-tubi membuatnya ingin segera pergi dan berkata 'aku tak sanggup lagi' Akan tetapi, Langit hadir menawarkan kebahagian yang tak kalah bertubi-tubi berjanji akan menghapus luka itu dan membawanya berlari. Langit berjanji pada Senja-nya yang kian memudar 'semua akan baik-baik saja'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita di Balik Senja
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Go From Away Mr. Cancer (END) Terbit Cetak
  • Meet Me at the Basement
  • Terikat Cinta
  • LANGIT [OPEN PRE-ORDER]
  • Langit Senja
  • BINTANG AKSENA (End) ✓
  • Langitra
  • Langit & Bumi (REVISI)

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines