DAWN (Rewrite)

DAWN (Rewrite)

  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 24, 2019
Hujan. Suka ataupun tidaknya seseorang terhadap hujan, tergantung dari sisi mana ia memandangnya. Aku suka dengannya, aku suka aroma petrichor dan bau tanah saat hujan datang. Aku bukan orang yang dapat menyukai sesuatu dengan mudah, namun dengan hujan aku dapat menyukai bahkan mencintai sesuatu dengan sekejap mata hanya karena latar belakang bagaimana sisi pandang kita terhadap sesuatu. Mungkin kita terkadang juga perlu memandang sesuatu dari sisi negatifnya saja. Namun, aku akan memandangmu dari sisi positifmu saja, untuk sisi yang lain darimu biarlah waktu yang mengambil alihnya. Seperti halnya hujan, ia juga mempunyai sisi kelam jika terus menerus jatuh ke permukaan bumi. Ini memang bukan tentang hujan, matahari, angin, awan, hutan, bumi, pantai, gunung, dan lainnya. Tetapi ini hanyalah tentang scenario alam yang terjadi dikehidupan makhluk didalamnya. Bersama rintik dan sendu mampukah ia kembali menoreh kisah didalamnya? Mampukah ego dan murka mengalahkannya? *BOOK ONE* Jadi guys, ini rewrite dari akun lama @BrillaAM Authornya sama, akunnya yang ganti karena ada beberapa problem. Untuk next part sampai ke part 5 bakal aku update sedikit demi sedikit. Happy Reading...
All Rights Reserved
#598
good
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Hate Rain
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • THE CLIMB [Completed]
  • Catatan Tentang Hujan
  • Dean dan hujan [Completed]
  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Until The End Of Story
  • Paradise
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • Haters and Lovers of Rain [END]

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

More details
WpActionLinkContent Guidelines