Story cover for DAWN (Rewrite) by wazabrilla01
DAWN (Rewrite)
  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 17
  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 17
Ongoing, First published Dec 27, 2018
Hujan. Suka ataupun tidaknya seseorang terhadap hujan, tergantung dari sisi mana ia memandangnya. Aku suka dengannya, aku suka aroma petrichor dan bau tanah saat hujan datang. Aku bukan orang yang dapat menyukai sesuatu dengan mudah, namun dengan hujan aku dapat menyukai bahkan mencintai sesuatu dengan sekejap mata hanya karena latar belakang bagaimana sisi pandang kita terhadap sesuatu. Mungkin kita terkadang juga perlu memandang sesuatu dari sisi negatifnya saja. Namun, aku akan memandangmu dari sisi positifmu saja, untuk sisi yang lain darimu biarlah waktu yang mengambil alihnya. Seperti halnya hujan, ia juga mempunyai sisi kelam jika terus menerus jatuh ke permukaan bumi. Ini memang bukan tentang hujan, matahari, angin, awan, hutan, bumi, pantai, gunung, dan lainnya. Tetapi ini hanyalah tentang scenario alam yang terjadi dikehidupan makhluk didalamnya. Bersama rintik dan sendu mampukah ia kembali menoreh kisah didalamnya? Mampukah ego dan murka mengalahkannya?

*BOOK ONE*

Jadi guys, ini rewrite dari akun lama @BrillaAM
Authornya sama, akunnya yang ganti karena ada beberapa problem. Untuk next part sampai ke part 5 bakal aku update sedikit demi sedikit.

Happy Reading...
All Rights Reserved
Sign up to add DAWN (Rewrite) to your library and receive updates
or
#112good
Content Guidelines
You may also like
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] by AYA_MNK
28 parts Ongoing
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
You may also like
Slide 1 of 10
Catatan Tentang Hujan cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
Gone(✔)🔚 cover
DENNIES cover
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
Dean dan hujan [Completed] cover
Memories in Moon cover
PETRICHOR [Lengkap] cover
Paradise cover
Until The End Of Story  cover

Catatan Tentang Hujan

17 parts Complete

[BOOK 1, PART DIHAPUS] [TERBIT 2 APRIL 2018] Senja itu kosong. Ia adalah bahasa dalam catatannya. Bibirnya adalah pena, luas hatinya adalah aksara. Hujan adalah perantaranya. Fajar itu hangat. Ia adalah riuh dalam tenangnya samudera. Kalimatnya adalah mentari. Tatapannya adalah cerah langit siang. Ia lah sang catatan. Untuk Fajar, Senja adalah misteri. Untuk Fajar, Senja adalah gravitasi. Namun, Untuk Senja, Fajar adalah penyesalan. Untuk kisah mereka, Dalam biru pekatnya Langit yang menaungi Fajar dan Senja. ••• Highest rank: #3 in Teen Fiction Pemenang The Wattys 2017 kategori Riveting Reads March, 2017 Anindya Frista Cover by @kaniaazhr