Waktu: Memori

Waktu: Memori

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 12, 2019
Tanah di kuburan itu masih basah, beberapa orang mengerumuni makam yang baru saja terbuat. Keluarga inti dan juga sahabat dari orang yang terkubur itu menangis pilu, tidak ingin menerima kenyataan bahwa orang yang dicintai telah tiada. Kematian datang menjemput tanpa diduga, meninggalkan orang yang disayangi tanpa persiapan. 2 orang remaja kehilangan 1 sahabatnya. Sebuah keluarga kehilangan 1 orang anggota keluarga mereka. Namun, selain kepedihan terdapat sesuatu yang ditinggalkan oleh sosok yang telah tiada. Itu adalah memori, memori tetaplah ada. Terpatri di dalam jiwa setiap orang. Memori tentang kebersamaan dengan orang yang telah tiada. Cover by: @Kagura_7096
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BREATHE
  • REMEMBER THAT ☑
  • FORGOTTEN PROMISE
  • Pelangi setelah hujan
  • Tentang DIA [END]
  • Me,You and the story we went through.
  • Not Me
  • After Nine Years
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • RESYA [COMPLETE]✔
BREATHE

Aku telah membuka semua pintu dan melepas merpati-merpati itu pergi. Tanpa pesan, tanpa persinggahan. Melintasi taman paling rindu, dimana kau bunuh kenangan kita dulu. Dan sungguh, aku tak akan pernah memberinya denyut nadi lagi. Hidup kembali, seperti tokoh fiksi di telivisi yang pernah kau tonton dulu, itu mustahil. Sebuah kenangan manis dan pait yang kuikat menjadi satu dalam sebuah tulisan. Aku pernah lupa rasanya jatuh cinta, hanya karena suatu kejadian yang tak pernah kuduga terjadi ada padaku. Sampai pada akhirnya, aku bertemu seseorang yang dapat membantuku mempercayai dan bisa mengartikan apa artinya cinta yang sebenarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines