R A R A

R A R A

  • WpView
    Odsłon 15
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., gru 29, 2018
WpInfo
Fikcja
Romans
Cahaya matahari menerobos masuk dalam sebuah ruangan yang berhiakan nuasa merah jambu itu. Sesorang sedang membukakan tiray jendela sambil membangunkan seorang perumpuan yang sedang tertidur pulas. "Eum..", gadis cantik itu membuka matanya sedikit sedikit akibat cahaya yang mengenai matanya. "selamat pagi sayang, ayo cepat bangun.", Seorang perempuan tua berkepala tiga dengan senyum yang merekah melihat putri bungsunya yang baru terbangun. "Selamat pagi bu." Sambil duduk dan menyucek matanya "Cepat mandi nak, ibu sudah buatkan sarapan." "Iya bu, rara mau mandi."
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#91
menulis
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • [END] Berpakaian sebagai objek cinta rahasia rumput sekolah
  • Halo selamat membaca kisah pertama ku
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • {END} SUAMIKU ADA TIGA ||_K.V
  • Kisah Anak Remaja
  • GRIZLEN {On Going}
  • APAKAH INI TAKDIRKU??
  • Keluarga Gledek • BTS & TXT
  • Feeling (Jjk - Iny) [Complete]

[ Novel Terjemahan China-Indonesia/No Edit ] 穿成校草的暗恋对象 Penulis: 春木桃 Jing Nian berpakaian seperti pahlawan wanita dari buku itu. Menurut plot aslinya, Su Wangchen adalah draf sekolah yang tidak terjangkau di sekolah menengah, peran yang disebutkan dalam buku sebagai papan latar. Seharusnya tidak ada keterlibatan antara dia dan Su Wangchen. - Secara kebetulan, nasib keduanya terjalin, dan mereka menjadi objek keberpihakan dan perlindungan Su Wangchen. Su Wangchen tidak berniat masuk ke toko serba ada, tetapi putri pemiliknya adalah gadis yang dia selamatkan di pagi hari. Lagi-lagi karena niat baik, dia menuntun Jing Nian, yang tidak bisa melihat jalan dengan jelas, ke toko optik. Jing Nian mengeluarkan dua ratus dolar dan meletakkannya di tangannya: "Kamu dapat mengambil uang ini untuk makan malam, aku pikir kamu belum makan sepanjang malam, itu tidak baik untuk kesehatanmu, terima kasih telah mengirimku ke toko optik." Sebelum Su Wangchen dapat mengembalikan uang itu kepadanya, dia sudah berlari ke toko optik. Dia berdiri di sana memegang dua ratus dolar di tangannya dan tidak pergi. Suasana hati yang buruk hari itu banyak hilang karena gangguannya yang tiba-tiba. - Denganku di sini, tidak ada yang akan menggertakmu di masa depan. --"Buku Harian Su Wangchen"

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści