We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
About QUEEN

About QUEEN

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu itu harusnya mikir Ratu, masa depan kamu nantinya gimana.Sekolah cabutan, nilai acak acakan.Kamu sekolah mau belajar apa mau jadi jagoan?!!! Penampilan udah kayak preman pasar.Kamu itu anak sekolah, jaga penampilan kamu!!! Jaga sikap kamu!!! Ibu heran sama kamu,nggak pernah kapok!!" Lagi-lagi Ratu kena semprot di ruang BK sekolahnya "Anak SMA tu memang begini bu,ibu kan udah tua mana ngerti.Hedeh" "RATU ANGELINA DAMARA!!! " ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Aku Ratu. Anak kedua dari tiga bersaudara.Yang artinya aku anak tengah....Aku tinggal bersama orang-orang yang sama sekali tak bisa disebut normal.Dan sialnya, orang-orang itu adalah keluargaku..
All Rights Reserved
#173
jefrinichol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Pagar dan Perasaan
  • RadenRatih
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • MENYELAMI ANGKASA [TELAH TERBIT DI LOVRINZ]
  • ALVIN (On Going)
  • Kelas A [End]
  • coward
  • Strong Girl Michella (END)

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines