Stay with Me

Stay with Me

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Stop!!!!!" kataku yang berdiri tepat di depan motor itu. Aku langsung aja naik ke motor pengendara motor itu. Setelah merasa posisi dudukku sudah nyaman, lalu aku bilang "Buruan jalan, nanti telat" Dia mau noleh ke belakang. Kayanya dia heran. Apa apaan ni orang numpang, tapi ngatur. Masih untung juga lo gue gonceng. Mungkin dia berpikiran kaya gitu. Tapi bodo amat lah. Yang penting gue bisa nyampe sekolah. ****** Sesampainya di parkiran motor sekolah, gue langsung turun dan bilang "Lain kali kalo naik motor lebih cepetan dikit, biar ngga telat. Btw makasih tumpangannya" Setelah mengatakan itu, aku segera berlari menuju gerbang sekolah. Karena jarak dari parkiran ke gerbang agak jauh, sekitar 250 m. Sampai didepan gerbang gue lebih panik. Gerbang udah ditutup. Dan Pak Prapto tercinta se SMA Ivy masih ngejaga sambil ngelus ngelus kumis tersayangnya. Mana didampingi sama guru BK lagi. Dimohonkan kepada para readers untuk mengikuti dan baca ya:v
All Rights Reserved
#65
staywithme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cracked Love
  • who do i love ?
  • DEAR "SECRET LOVE"
  • ME & HIM ARE DIFFERENT
  • Sweet Combat
  • ALVALIA [END]
  • ARGIAN [ON GOING]
  • AKASYA
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI

Deg. Aluna terpaku di tempat seolah olah badanya susah untuk di gerakkan, yang ia lihat ia lah Sagara terbaring dibrangkar rumah sakit. Apa ini, Aluna sudah tau apa alasan temannya tidak mau memberi tahukan keberadaan Sagara ternyata ini. "Sagara?" ucap Aluna melangkah mendekati brangkar Sagara. Aurora yang sedang menyuapi Sagara makan langsung melihat kearah sumber suara yang di dengarkan oleh daun telinganya. "Sa? Dia siapa!?" tanya aurora, sedangkan Aluna menunggu jawaban yang keluar dari mulut Sagara. Sagara langsung melihat kearah Aluna yang baru masuk kedalam ruang rawatnya. "Kamu siapa?" Tanya Sagara melihat kearah Aluna, aluna terkejut dan hatinya seperti di tusuk belati saat Sagara mengatakan itu. Dan saat itu lah, Penyakit Ganda Sagara tumbuh. Jiwa kedua di dalam diri Sagara bangkit, yang dimana jiwa kedua itu sangat mencintai Aurora. Aluna melangkah mendekati brangkar yang di tiduri oleh Sagara. "Ini Aluna sa" lirih Aluna dengan mata yang berkaca kaca. Kaki Aluna bergetar hebat saat Sagara berani rangkulan perempuan asing, yang tidak lain ialah aurora. "Kamu siapa anjing!!" Sentak Aluna mencengkam kuat tangan aurora. Sagara membelalak matanya, berani sekali perempuan aneh itu menyentuh aurora. "Lepas dia anjing, lo yang siapa?" Tanya Sagara dengan mata yang berkobar marah. Mendadak semuanya hening, mata Aluna tidak hatinya mengeluarkan air mata. "Sa, kamu serius gak kenal sama aku?" Tanya Aluna memegang tangan Sagara. Ahkk.. Aluna terpental jauh akibat hempasan dari sagara. "Pergi lo dari sini!" Sentak Sagara menunjukkan kearah pintu keluar, dan matanya melihat Aluna yang terjatuh di atas lantai. "Lo lelaki paling brengsek, gilak!!" Sentak talita menerobos masuk kedalam sana dan membawa Aluna pergi. Yok kepoin cerita aku. 🌷🌻 JANGAN MENJADI PLAGIAT. FOLLOW SEBELUM BACA

More details
WpActionLinkContent Guidelines