We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Dandelion. Bunga kecil dan sederhana. Terlihat sangat rapuh, namun sangat kuat, sangat indah, dan memiliki arti yang dalam. kuat menentang angin, terbang tinggi menjelajah angkasa, dan akhirnya jatuh di suatu tempat untuk tumbuh menjadi kehidupan yang baru. Namun, sang Dandelion pun butuh pelindung agar ia selalu mampu menerjang segala rintang. Tapi, apa jadinya jika sang Pelindung justru menjadi hal yang membuat sang Dandelion bahkan tak mampu untuk menantang angin lagi?
All Rights Reserved
#867
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENNIES
  • Cahaya Dari Luka
  • Dandelion [TERBIT]
  • Pain of the Slayer
  • 'Sikecil Hazelio'
  • Gadis Dandelion
  • New Members At Home [ End ]
  • dandelions
  • Sudut Pandang Hasbi | Haechan (Terbit)✔
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines