Tarion

Tarion

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kuharap angin bisa mengirimkan pesan yang ingin kusampaikan padamu-aku merindukanmu, Ret. Andai waktu bisa dimundurkan sesaat, aku ingin memperbaiki beberapa kesalahanku-maafkan aku, Ri. Secuil hati yang pernah tersakiti. Sepucuk surat digenggam erat. Sepasang rasa yang sudah terlupa. Itulah sekilas hubungan yang terjadi antara Arion dan Claretta. Dua sejoli yang termakan rayuan cinta tetapi menikmatinya, hingga keduanya terlena dan dilema. Tak terasa sudah sewindu mereka tak berjumpa, membuat Claretta yang kini dihadapannya terpampang nyata seorang Arion bertubuh tegap itu tak tahu apakah harus sumringah ataukah terpuruk. Lembaran putih nan bersih mulai tertoreh tinta hitam, bahkan mungkin tinta merah dan biru ikut tergores sedikit demi sedikit, hingga warna ketiganya bercampur menjadi satu sampai menampakkan sesuatu yang tak pasti-ya seperti kisah Arion dan Claretta.
All Rights Reserved
#70
arion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • RION IS MY MANTAN!
  • Regrets of Love
  • DiaNda (END)
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Double'A Season 2
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Gula - Gula

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines