Bobos and Balad

Bobos and Balad

  • WpView
    Membaca 4,129
  • WpVote
    Vote 228
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 12, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
kisah cinta dunia pesantren:v Bahagia nya seorang anak pesantren itu gampang, cukup keluar dari pondok ajah udah seneng nya minta ampun... Apalagi tiba di hari liburr... cerita ini, aku ambil dari kisah aku selama di pesantren... Anak pesantren?? biasa di julukin anak alim sama orang-orang di luar sana. Tapi, bagi aku nggak...pesantren itu menyenangkan punya temen banyak, dan solidaritas nya itu yang paling penting... okee,lanjut ajah...ini kisah cinta dunia pesantren;v
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
debat
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Putih (Catatan Walisantri & Santriwati Alumni Pondok Pesantren Gontor
  • Zidan With Syakira
  • takdir cinta anak pesantren (TAMAT)
  • Diary Santriwati
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Mubayyin [On Going]
  • SantriMasaGitu?
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]

Keluarga dengan 7 anak yang berbeda karakter. Dari si sulung yang tinggi bak tiang listrik, tak banyak bicara, tapi suka menganggap dirinya keren, anak kedua yang pandai kali bicara, banyak kawan, semua sudut kota sudah ia jelajahi, ketiga yang paling bandel, banyak idenya, tapi paling bersih dan rapi dari semua saudara perempuannya, keempat yang paling pendiam seribu bahasa, bisa bertahan di kamar seorang diri selama satu pekan bermodal handphonenya, si kelima, si ketua kelas tiap tahun, paling sat set, tanggap dengan banyak peluang mencari uang dari sudut pasar manapun, si keenam halus bahasa jawanya, sulit senyum lemahnya, akhir-akhir ini suka sekali selfie dengan ponsel barunya, paling bontot, anak kesayangan ibu, karena ia lahir dengan pengasuhan ibu, apakah bapak sudah tiada? masih. Tapi, hanya ia, satu-satunya anak di keluarga kami yang belum pernah keliling kota bersepeda ria dengan bapak, dan satu-satunya anak di keluarga kami yang tidak pernah absen sholat shubuh jamaah di masjid, semenjak ia bisa menggunakan sarung sendiri Buku ini, kumpulan kisah dari alumni santriwati Pondok Pesantren di Jawa Timur. Pondok Modern Darussalam Gontor. Pondok Pesantren yang telah berdiri sekian tahun. Kami bukan keluarga dengan darah biru, keluarga biasa (bahkan terbilang miskin dalam status kelurahan) dengan bapak pensiunan wiraswasta usaha sewa buku, ibu dengan dagangan bubur bayi dan ayam tiap pagi. Bapak selalu mengulang nasihatnya, tak meminta kami menjadi kaya raya, bapak hanya meminta kami selalu menjaga persaudaraan, senantiasa di jalan pendidikan, bagaimanapun caranya, jangan jauh dari ilmu. Ketika sampai di pencarianmu, semoga kamu berhenti sejenak, ada banyak kisah mengharu biru disini, bukan membuatmu menangis. Tapi, mengajakmu bahwa, banyak kebaikan dan keajaiban manusia di alam raya. Ayo, kita rayakan bersama

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan