Hidup Mulia Dengan Islam

Hidup Mulia Dengan Islam

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
Islam sebagai rahmatan Lil 'alamin,membuat penganutnya yang ta'at dan berpegang teguh terhadap tali Agama Allah(Islam) hidup mulia baik di dunia ataupun di akhirat. Tentunya harus amat sangat ta'at dan beriman untuk mendapatkan kemuliaan tersebut. seseorang yang tetap beriman dan tidak munafik,akan Allah berikan surga sesuai dengan keta'atannya kelak di akhirat. lantas,perihal apa saja yang membuat orang muslim hidup mulia?
All Rights Reserved
#28
rasulullah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • Kisah Hidup Ali Bin Abu Thalib
  • BERITA ISLAM KEKINIAN
  • Mutiara dan nasihat ulama,waliyulloh,auliya dn orang sholeh.
  • Jodoh Terhalang Restu
  • AisyahKu, Aku Cinta...
  • HumOr MuslimIn-Yulianto
  • Inspiration Story Of Muslimah
  • Kalam Ulama Rabbani; Mengungkap Sisi Dakwah & Kepribadiannya ✓
  • Ana Uhibbuka Fillah (Revisi)

Setiap manusia memiliki kesalahannya masing-masing. Tak ada satu pun yang benar-benar sempurna. Dan tak ada pula yang sepenuhnya terbebas dari khilaf, dari dosa, dari luka yang ia ciptakan sendiri... atau yang ia warisi tanpa pernah memintanya. Begitu pula dengan seorang gadis yang masih terjebak dalam kebingungan tentang dirinya sendiri. Ia tidak tahu ke mana harus melangkah, tidak tahu arah mana yang layak ia sebut sebagai tujuan. Di antara sunyi dan gelap, ia bertanya... apakah dirinya masih pantas untuk diampuni? Apakah kesalahan dan dosa yang menempel di hatinya masih bisa dimaafkan? Hidupnya terasa seperti berjalan di lorong panjang tanpa cahaya. Tanpa penerangan. Tanpa pegangan. Tanpa payung yang mampu melindunginya dari derasnya hujan kenyataan. Ia hidup, namun seolah tidak benar-benar memahami untuk apa ia hidup. Ia melupakan kewajiban, mengabaikan panggilan hati, hingga perlahan kehilangan jati dirinya sendiri. Dan ketika seseorang kehilangan dirinya... apakah masih ada jalan untuk kembali? Publish : Juni 2024 The End : Juni 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines