Remind
  • WpView
    Reads 701
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta itu sebenarnya hanya membutuhkan keikhlasan, bukannya keterpaksaan. Cerita ini tak akan sesederhana yang terlihat, semua kisah bercampur jadi satu dalam satu ingatan, cerita ini tak akan sesimpel judul nya, karena "dont judge the book by the cover" "Tak ada jalan yang tak bercabang, tak ada lembah yang tak dalam, air dalam gelas tak akan mengalahkan banyak nya air di lautan, hembusan angin tak akan mengalahkan hembusan badai." Begitu sederhananya sebuah kisah, begitu indahnya sebuah takdir. Temukan kejutan di dalamnya :))
All Rights Reserved
#13
tahajjud
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Life That Turns
  • Penuh Luka (On Going)
  • FLAMBOYAN
  • TENTANG SETELAHNYA (COMPLETE)
  • Silence In Their Minds
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Malisa Rahma Laksamana
  • AKSARA TAKDIR TUHAN
  • Fajar & Senja

Keluarga Eli adalah gambaran sempurna dari kebahagiaan yang menjadi impian banyak orang. Ayahnya seorang pengusaha sukses, ibunya sosok penuh cinta yang menghangatkan rumah mereka, dan keempat anaknya tumbuh dalam kasih sayang yang melimpah. Kehidupan mereka dipenuhi tawa dan kebahagiaan, dengan malam-malam makan bersama yang tak pernah terlewatkan, dan perayaan kecil untuk setiap pencapaian yang diraih. Eli, sebagai kakak tertua, merasa bangga menjalankan perannya sebagai pelindung bagi adik-adiknya. Gita yang pendiam namun cerdas, Dhea yang jahil dengan selera humor yang tak pernah gagal membuat semua tertawa, dan Muthe yang manja tetapi begitu menggemaskan. Bagi mereka, dunia adalah tempat yang indah, dan keluarga adalah pusat dari segala kebahagiaan. Namun, takdir sering kali memiliki cara yang kejam untuk mengubah segalanya. Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa sang ibu, meninggalkan kehampaan yang tak terlukiskan dalam hati mereka. Kehilangan itu tidak hanya mencuri sosok yang menjadi jiwa keluarga, tetapi juga mengubah ayah mereka menjadi seseorang yang asing. Pria yang dulu menjadi sumber kekuatan dan inspirasi kini berubah menjadi sosok yang dipenuhi kemarahan. Amarahnya yang tak terkendali sering kali berujung pada kekerasan terhadap anak-anaknya. Eli, yang sebelumnya merasa bangga menjadi pelindung, kini menghadapi tantangan terbesar dalam hidupnya: menjaga keluarganya tetap utuh di tengah badai kehancuran. Dia harus menjadi tameng bagi adik-adiknya, menanggung beban yang begitu berat, sementara hatinya sendiri juga penuh luka. Kehidupan keluarga Eli yang dulu seperti dongeng kini berubah menjadi mimpi buruk yang tak berkesudahan. Namun, dalam kegelapan itu, mereka tetap berjuang untuk menemukan secercah cahaya, menggenggam harapan bahwa suatu hari, kebahagiaan akan kembali mengetuk pintu mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines