We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Displacement

Displacement

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu itu apa sih? Hal yang baru datang membuat duniaku semakin aku tidak mengerti, Tidak mengerti mengapa aku sebahagia ini saat ada kamu." -FarisFadliMuhammad "Awal pertemuan kita bertabrakan, Mungkin saat itu juga hati ku jatuh bersama hatimu." -MekarPutriAyu Dewasa bukan soal umur, Tetapi bagaimana sikap kita menghadapi segala hal masalah dan cobaan yang ada di dunia ini. Terlebih lagi untuk hati yang masih labil. Faris mempunyai sikap yang dibilang masih anak-anak, Tetapi hati nya sangat ingin menjadi dewasa. Ia ingin bisa tenang dalam hal melakukan apapun. Kepindahan Putri dari kampung (Alm) Ibu nya, Membuat kebutuhan Faris seakan terpenuhi. Sikap Putri yang tenang, Kuat, Dan mandiri membuat Faris penasaran terhadap Putri. . . . . Namun, Tidak selalu yang terlihat kuat, Akan terus kuat. Putri sangat butuh pendamping dalam menjalani hidup nya. . . . . . Writers masih awam yang miskin kosakata.Part demi part akan di perbaiki selama kalian membantu admin :D Lets read...! Enjoy the story...!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • Something Different
  • Quiet Girl VS Insensitive Boy[END]
  • Diary the Jungie Family; How did This Family Begin? [TAEKOOK•AU]
  • ARSHAWA [END]
  • AQILA [end]
  • JAM 3 SORE
  • Resep Cinta Dalam Doa (Revisi)
  • The Best Man Ever

[Diikutsertakan dalam Wattpadindo Writing Challenge] *Comedy-Romance* ××××× -Kala penampilan dan umur tidak sesuai- Mau bagaimanapun Arlea menyanggah, pasti saja lebih banyak yang tetap percaya pada bukti fisiknya. "Ya, beginilah La. Lebih banyak percaya mata dibanding telinga. Terus juga, lo makanya agak mau lah diajak perawatan dikit. biar nggak disangka tua. Udah mah penuaan dini, sifat juga kedewasaan amat." Setidaknya sang kakak mengerti, tapi.... Ia lebih banyak diomeli, sih. "Ck! Kakak tuh yang terlalu berlagak masih ABG, umur dah mau kepala tiga juga," amuknya sambil berlalu menuju kamar. "Bener-bener tuh bocah. Kena penuaan dini." Dirinya terdiam sebentar lalu bergumam, "tepatnya penuaan Arlea."

More details
WpActionLinkContent Guidelines