Kutukan

Kutukan

  • WpView
    Reads 355
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 20, 2019
"Setiap langkahku diselimuti kegelapan, tak ada yang tahu apa isi hatiku, apa yang kurasakan 3 tahun belakangan ini dan hidupku hancur" ujar seorang pemuda, seraya menaiki sebuah kursi kayu berwarna cokelat tua yang tidak terlalu tinggi. Wajah pemuda itu murung dan nampak tersirat rasa lelah dengan semua hal pahit yang menimpa dirinya. Di tarik seutas tali yang sudah ia ikat pada balok kayu kamarnya, perlahan pemuda itu mengalungkan tali tambang berwarna putih itu ke lehernya. "Aku mengutuk semua teman kelasku, mereka akan merasakan apa yang akan kurasakan, ketakutan, penderitaan dan kegilaan, aku mengutuk mereka bahkan sampai ke alam selanjut nya" Kutuk pemuda itu dengan penuh permohonan. Sejurus kemudian setelah mengucap kutukannya, pemuda itu langsung meloncat dari kursi kayu yang sedari tadi ia pakai berdiri. Seketika tali mencekik lehernya. Tak berselang lama, badan pemuda itu membiru karena kehilangan oksigen, dan pemuda itu Meninggal. Jenazah ditemukan bibi nya di kamar dan paginya di makamkan, anehnya teman sekolah nya tak ada yang datang untuk mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya.
All Rights Reserved
#76
mencekam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kelas Pelajaran Tambahan. =Selesai=
  • Diary Of Rain [END]
  • Transmigrasi (BL)
  • 𝔸𝕃𝕋ℍ𝔼𝔸ℕ 𝔻𝔼ℕ𝔻ℝ𝔸 𝕎𝕀ℝ𝔸𝕁𝔸𝕐𝔸(On Going)
  • The Violin Secret
  • Senja dan Angkasa
  • "Bisikan Senior di Lorong Sunyi"
  • THE SECRET OF RELYAN
  • Kelas Kematian: Satu Persatu Menghilang (TAMAT)
  • A Truth Too Late ✅

Kenakalan remaja tidak lagi terbatas pada bolos, memanjangkan kuku, memendekkan kaus kaki, mengenakan seragam dengan serampangan, lupa mengerjakan tugas, menyontek saat ujian, atau memberontak dengan menginap di rumah teman. Beberapa ada yang melakukan kekerasan terhadap guru, kekerasan terhadap orang tua, kekerasan terhadap sesama, sampai melakukan kejahatan. Dimana sumber masalah sebenarnya? Didikan orang tua, lingkungan, atau sekolah. Atau atmosfer bumi yang memang sudah begitu tercemar. Yang mampu mengeluarkan partikel-partikel kekerasan yang akhirnya dapat menyulut siapapun untuk melakukan tindakan tidak terpuji. Sebuah program pembelajaran kemudian di gagas. Mereka menamainya Kelas Pelajaran Tambahan. Bersifat rahasia. Mata pelajaran yang diajarkan tidak ada di kurikulum, tidak berkaitan dengan nilai rapor, dan tidak juga berhubungan dengan kelulusan. Desas-desusnya, ada yang nyaris bunuh diri ketika mengikuti kelas itu. Bahkan di tahun selanjutnya ada orang tua yang protes. Apa yang diajarkan dan bagaimana cara mengajarnya, tidak ada yang tahu. Siswa tahun lalu bungkam. Ada kemungkinan sengaja di bungkam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines