Falling

Falling

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 3, 2021
"Terjatuh, rasanya seperti terjatuh". "Aku memang bukan anak yang lihai saat lahir, melakukan kesalahan, melakukan hal bodoh yang terkadang merugikan orang. Dan yang lebih tololnya lagi, aku orang yang tidak peduli sama sekali dengan masa lalu. Mungkin masa lalu memegang perasaan, mungkin juga masa lalu memegang memori tentang orang yang paling indah. Tapi apa boleh buat? Kita hidup untuk masa depan bukan masa lalu kan? Aku dibilang idiot karena pemikiran ku tentang masa lalu. Aku setuju saja dengan mereka. Lagian juga kenapa tidak semua masa lalu kita buang saja dan mulai membentuk diri kita dari sekarang untuk masa depan. Itu yang lebih baik.........kan?....." "Apa yang kamu ketahui tentang mimpi? Tentang masa lalu? Masa sekarang dan masa depan? Apa kamu yakin semua yang kalian mau akan terjadi, apa yg semua kamu usahakan akan membuahkan hasil untuk masa depan? Atau itu hanya mengisi tujuan yang ada di masa lalu mu?. Tujuan manusia untuk maju itu banyak. Sekarang apakah yang telah kamu ketahui sampai di titik hidup mu sekarang?" "Apa memang nya itu perasaaan?"
All Rights Reserved
#639
romcom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When his name is
  • APRIL
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • ʟᴏᴠᴇ ɪɴ ꜱɪʟᴇɴᴄᴇ
  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Nathalia
  • Take A Break
  • PERCAYA? [END]
  • Gupta

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines