Angkasa

Angkasa

  • WpView
    Bacaan 3,072
  • WpVote
    Undian 365
  • WpPart
    Bahagian 10
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sab, Mac 2, 2019
Untuk mu... Yang sempat aku cintai dengan teramat sangat... Izinkan aku tuk membencimu mulai saat ini... Bukan cinta atau perasaan yang memudar, tapi kali ini aku sadar... Kamu hanya bagian cerita yang tak lebih hanya menggoreskan luka. Bulan berjanji tidak akan pernah mencintai seseorang yang bernama Bintang. -Bulan Aileen Alaska- Bulan itu adalah cahaya yang menerangi dunia ku dalam gelap. - Bintang Dirga Guntoro - -fafa-
Hak Cipta Terpelihara
#481
bad
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • BINTANG&BULAN
  • BUlNAB
  • Lagu Untuk Bintang
  • Him and I (completed)
  • Angkasa
  • My Beloved Enemy
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Angkasa [ Completed ]

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi