REN
  • WpView
    Reads 2,532
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 26, 2021
"Dhyl, lo cantik banget." Daniel mendekatkan wajahnya. Terus seperti itu. Semakin dekat dan semakin dekat. Dhylea menahan napasnya. Ia tak bisa berbuat apa-apa. Hanya membeku menatap wajah Daniel yang semakin dekat dengan wajahnya. Ia memutuskan untuk memejamkan matanya, tak peduli apa yang terjadi, asalkan itu masih bersama Daniel. Ia percaya Daniel, tugasnya hanya mengikuti alur dan menikmati apa yang terjadi nanti. Wajah mereka semakin mendekat, dan dekat. Tiba-tiba, Daniel tersenyum manis. "Cup."
All Rights Reserved
#116
newstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Limerence : Redemption
  • ALESYA (END)
  • Arsyilazka
  • Cinta seorang psikopat
  • Fierce Love
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Asing kembali Asing🌜🌚
  • BarraKilla
  • Dunia Davin

SEQUEL DARI LIMERENCE Wajib membaca buku pertama untuk mengerti jalan cerita. (The Dark Series #4) ⚠️ Explicit Dark Story (21+) ⚠️ DON'T PLAGIARISM! I DON'T HAVE ANY RESPECT FOR SOMEONE WHO COPY MY WORK! 《•••••••••》 Danielle kembali menjalani hidupnya terbebas dari kegelapan, namun itu tidak bertahan lama ketika masa lalunya kembali datang menghantuinya dan bertekad untuk memenangkan hatinya. *** "Aku sangat mencintaimu," bisiknya dengan suara lembut yang begitu tulus namun asing. Aku tidak membalas pernyataannya. Bagaimana aku bisa membalas jika aku tidak mencintainya? Setelah apa yang dia lakukan padaku dulu. Dia membuatku hancur berkeping-keping hingga tidak bisa lagi kembali utuh. Membuatku jatuh ke dalam lubang sedalam-dalamnya tanpa pertolongan. Dia membuatku merasakan trauma yang amat sangat dalam. Bahkan aku tidak percaya kalau dia benar-benar tulus mencintaiku. Dia hanya berbohong, memanipulasiku agar kembali padanya. Aku tidak akan percaya setelah apa yang dia katakan padaku. Setelah dia membuangku seperti sampah. "Bambolina .... Danielle ..." ujarnya kali ini dengan nada yang begitu serius dan dingin. "Kau tahu aku paling tidak suka jika kau tidak meresponku bukan?" Tambahnya kali ini dengan nada penuh peringatan. Tentu saja. Tentu saja aku tahu itu, tapi aku tetap tidak bisa menjawabnya. Perlakuannya padaku di masa lalu, ucapannya terakhir kali padaku, terus terngiang-ngiang di kepalaku. Aku bukanlah apapun melainkan mainan baginya. Aku menolak dan menjauh, aku harus sadar dia bukan lagi suamiku. Dia akan menjadi suami wanita lain. Aku tidak mau lagi terlibat dalam kerumitan yang tercipta jika bersamanya. Dia merentangkan tangan, menangkup wajahku dan memberikanku tatapan yang sangat kukenal. Aku menundukkan kepala dan berkata lirih, "a...ku... men...cintai...mu... Luciano... " 《•••••••••••》 Story by : DyahUtami Cover design by : DyahUtami

More details
WpActionLinkContent Guidelines