Five Bad Girls 2

Five Bad Girls 2

  • WpView
    Dibaca 52,223
  • WpVote
    Vote 2,137
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 20, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
*Akan ada baiknya jika kalian baca yang pertama dulu kalo misal belum, Trus abis itu lanjut yang ini deh :) Cerita kedua dari FIBAG ---------- "Lo tau, gue tetep memegang teguh perkataan lo waktu gue koma dirumah sakit dulu. Lo harus inget itu" "Gue gabisa lupa tentang Kebab. Itu pertama kalinya bagi gue buat kesana" "Anggep aja waktu di toko baju itu gue modus sama lo. Gue yang modusin dan gue yang baper" "Main sepatu roda sama lo gaburuk juga. Please ajarin gue terus, meskipun gue udah bisa" "Selalu menjem alat tulis gue waktu dikelas, bikin gue jadi sering senyum ke lo. Dan gue seneng kalo lo bisa ngeliat senyum gue" "Perjalanan gacuman berhenti disini. Hidup terus berlanjut, please buat sekali aja... Kita ketemu" - Fibag -
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
sisil
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Birulova
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Hidden Heart [END]
  • My Boyfriend Is Like Ice
  • THAKSA
  • INARA🦋
  • Kakel Yang Bikin Baper
  • Five Bad Girls [COMPLETE]
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • ALSTARAN [END]
Birulova

(Selesai) "Waktu kita mendaki bareng gue banyak belajar. Di sini gue nemenin lo dari pagi buta jalan bareng di bawah langit biru tanpa mengeluh ketika gue banjir sama peluh. Di sana, di puncak, kalau pada akhirnya lo lebih milih bersama orang lain yang menurut lo pantas menikmati matahari tenggelam dan menutup hari bersama lo, gue juga nggak akan ngeluh. Itu hak lo, buat gue perjalanan sama lo di bawah langit biru lebih indah ketimbang hanya memandang jingganya langit yang kemudian hilang." - Dealova Priscanara "Gue selalu mencoba jadi yang terbaik meskipun gue harus mengorbankan diri gue sendiri demi hal itu. Gue rela lo cap dengan sapaan paling hina selama lo nggak sentuh orang-orang di sekitar gue. Saat dituding sebegitunya gue kadang mikir seberapa sempurna lo sampai nyacat orang lain." - Padmana Biru Abimanyu "Gue butuh lo karena gue nggak perlu banyak cerita tapi lo sudah paham. Gue hanya menatap dan yang lo lakuin setelahnya adalah menetap. Gue selalu mengawali semuanya dengan gagap dan saat itu lo bakal merengkuh gue dengan segala harap." - Arthur Bayu Wisanggeni

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan