We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Do you happy?

Do you happy?

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 9, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Gadis mungil bersandar di balik pintu kamarnya sambil meneteskan air mata. Wajahnya sembab tak karuan menahan tangis yang sangat mendalam. Tubuhnya gemetar begitu kencang hingga tak mampu menginjakan kakinya ke bumi. Hari demi hari harus ia lewati seperti ini, Ingin rasanya ia bunuh diri dan berharap tidak pernah dilahirkan kembali. Kesedihan, kepahitan dan kekecewaan harus ia jalani hari demi hari. Beban yang ia tanggung tidak sebanding dengan usianya yang masih sangat dini. Akankah gadis ini mampu bertahan hidup di tengah penderitaan yang ia alami? tidak ada yang tahu...Ia hanya berharap tangan Tuhan selalu terbuka untuknya..//
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Boyfriend
  • Titik Hitam Dalam Nurani [END]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • She, ADARA QIANA
  • Cheilla dan sejuta impian
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • ANAK YANG DI LANGGAR
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya

Gadis ceria yang menyimpan ribuan luka dihatinya. Bagaimana mungkin ia akan bahagia jika keluarnya berantakan. Ia berharap akan ada satu malaikat yang membawanya pada kebahagian dunia, tak mengapa walaupun hanya sementara. !!!!!!! ngapain?"tanya Ricky datar "em...gu-gue lagi...lagi...ambil sangkar burung, iya gue lagi ambil sangkar burung yang hampir jatuh tadi"ucap Melody dengan wajahnya yang polos, sungguh menggemaskan. "lo ga pinter"ucap Ricky melihat Melody. "ga pinter??? Tanya Melody Menaikkan kedua alisnya. "bohong" ucap Ricky sambil menarik tangan Melody. "lo mau bawa gue kemana?? Tanya Melody bingung, pertanyaan Melody yang tak di gubris sama sekali oleh Ricky membuatnya kesal. Ricky berhenti melangkah saat sampai di sebuah pintu masuk ruangan. "masuk"ucap Ricky. Melody yang melihat ruangan yang tak lain adalah ruangan BK pun menoleh. "kok lu bawa gue kesini sih? "tanya Melody protes tak terima dirinya dibawa keruang BK.

More details
WpActionLinkContent Guidelines