Story cover for TARA by nurulnovianah
TARA
  • WpView
    Reads 112,955
  • WpVote
    Votes 4,380
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 112,955
  • WpVote
    Votes 4,380
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Dec 30, 2018
Tara seorang gadis kecil yang di asingkan keluarganya karena fitnah kakaknya membuat Tara di usir dari rumah.Tara dipungut oleh keluarga yang sangat baik hati.Kasih sayang yang di berikan oleh keluarga angkatnya membuat Tara merasakan keluarga yang harmonis.Semenjak kejadian dirinya di usir membuat dirinya menjadi nakal dan kejam,dan menumbuhkan rasa ingin membalas dendam.

Tara menjadi ketua mafia termuda dan terkenal kekejamannya.Tara memiliki perusahaan yang sangat besar akibat jerih payahnya.Walau di pungut oleh keluarga kaya Tara tetap bekerja untuk mencapai tujuannya.

Kejadian demi kejadian terjadi.Masalah demi masalah menghampiri Tara.Hingga suatu kejadian yang membuat kepribadian ganda Tara muncul (Zera).Ketika kepribadinnya muncul membuat rasa benci dan ingin membalas dendam ke keluarganya menjadi lebih besar.

Apakah Tara berhasil untuk membalakan dendamnya?atau kah sebaliknya?
All Rights Reserved
Sign up to add TARA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
La Vengeance d'ELLEZA cover
GRASILDA [SELESAI] cover
Queen Of Mafia (Pindah Ke Webnovel) cover
CEO is Leader Mafia (COMPLATE)  cover
YOUNG GIRL!! (ON GOING) cover
OWNED BY CRUEL MAFIA  || END cover
Aleandra [End] cover
I'm A Bad Girl [Telah Terbit] cover
THE QUEEN OF MAFIA  cover
Milik Sang Mafia Kejam cover

La Vengeance d'ELLEZA

11 parts Ongoing

Seorang gadis kecil tampak berjalan sendirian di bawah hujan yang turun dengan begitu lebat. Malam itu gelap, dingin, dan sunyi. Angin menusuk tajam seperti ribuan jarum, dan suara hujan yang menghantam aspal menciptakan irama kelam yang menyayat hati. Di tengah suasana yang begitu mencekam, gadis kecil itu melangkah tertatih, tubuhnya gemetar hebat. Pakaian yang melekat di tubuh mungilnya sudah basah kuyup, menempel erat di kulit yang pucat dan menggigil. Rambut panjangnya yang terurai acak-acakan menempel di wajahnya, menutupi sebagian matanya yang sembab dan kosong. Langkahnya lemah, kakinya menyeret, seolah setiap gerakan menguras sisa-sisa tenaga terakhir yang ia miliki. Tubuh kecil itu penuh luka. Di lengan, punggung, bahkan di pipinya, tampak jelas lebam-lebam ungu kebiruan dan sayatan yang belum sepenuhnya sembuh. Darah yang semula mengalir kini perlahan tersapu oleh air hujan, membaur menjadi jejak samar merah di trotoar basah yang ia lewati. Namun, bukan hanya tubuhnya yang terluka-jiwanya pun telah robek, jauh lebih dalam dari luka di kulitnya. Gadis itu terus berjalan, entah ke mana. Tak ada arah. Tak ada tujuan. Hanya insting untuk bertahan, untuk tidak jatuh... meskipun langkahnya semakin goyah. Matanya yang berkaca-kaca berusaha tetap terbuka, namun pandangannya mulai kabur. Setiap detik terasa lebih berat. Udara yang dihirupnya terasa tipis. Dunia di sekitarnya memudar. "𝑫𝑰𝑬" . 𝑬. 𝑨. 𝑨.