We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sembunyi Rasa

Sembunyi Rasa

  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Lah lu ngapain maen ambil-ambil aja minum gue" Tanya Nara dengan masih sedikit kaget keMaliki. "Suka-suka gue lah" Jawab Maliki dengan santai. Nara memutar bola matanya dengan sedikit kesal. "Ya tapi kan itu punya gue" Ucap Nara "Ribettt" Maliki Pergi berlalu entah kemana yang membuat Nara sedikit melongo. ---- NARA SHERLY NOVIANTI Cewe berbadan mungil yang cerewet dengan kisah kehidupannya sehari-harinya tetapi jika berhubungan dengan perasaan dan seorang MALIKI DEVAN SYAHREZA. dia akan lebih banyak diam dan menyembunyikan rasannya. 'Hanya dengan nyembunyiin rasa,gue bisa aman dengan rasa hinaan terhadap perasaan gue' -Nara Sherly Novianti My firts Story ya guyss:* Jadi maaf kalo banyak typo,terus alurnya ga jelas gitu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Sejenak Luka
  • Trasmigrasi Queenzee
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • AURORA
  • ADYRA
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines