SILENT (Introvert Sequel)

SILENT (Introvert Sequel)

  • WpView
    MGA BUMASA 760
  • WpVote
    Mga Boto 85
  • WpPart
    Mga Parte 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Jun 30, 2019
if she is mute then I am blind - Elang ....... Lari Elang terhenti saat ia melihat gadis yang sudah beberapa hari ini menarik perhatiannya sedang mengumpulkan bunga - bunga liar dipinggiran taman. Tangan putihnya terlihat kontras dengan pakainnya yang bernuansa gelap, tangan kanannya memegang kumpulan bunga liar kecil dan tangan kirinya bertugas untuk memetik bunga - bunga disekitarnya. Elang ingin memotretnya, tapi ditangannya sama sekali tidak ada kamera, bukan Elang namanya jika pemuda itu kehabisan akal, dengan cepat ia mengambil ponsel dikantong celananya dan memotret gadis didepannya. 'cekrek' bunyi kamera ponsel Elang membuat pemuda itu terkejut sampai menjatuhkan ponselnya. Elang segera jongkok dan mengambil ponselnya, saat ia menghadap ke depan Elang hanya bisa nyengir saat melihat gadis didepannya melihatnya dengan ekspresi terkejut. "Sorry!" Teriak Elang lalu berlari kembali menuju tasnya dengan senyuman ceria. Tapi Elang bahkan tidak tau gadis yang masih mempertahankan keterkejutannya itu tidak bisa mendengar teriakannya. ..... Akhirnya Elang kita punya cerita, bukan cuman sebagai figuran 🤣🤣🤣
All Rights Reserved
#5
penyendiri
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Arlan#WRDN
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Misi Kalisa (End)
  • IS IT LOVE?  [On Going]

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman