Tak pernah terbayangkan sebelumnya bagaimana rasanya jika sebuah ruang hati yang hampa dikunjungi oleh hati lain yang keadaannya pun tak jauh berbeda. Bukan sebuah kesunyian yang terasa, melainkan tentang sebuah usaha untuk saling mengisi dan saling membahagiakan. Tentang sebuah hati yang membuat diriku selalu jatuh cinta hingga kini. Awalnya memang membuatku berpikir, bingung dan berpikir, terus saja seperti itu. Lucu, tidak pernah bisa disangka-sangka. Hingga pada akhirnya kisahku denganmu ini tetap selalu akan tersimpan di dalam ingatanku dengan hangat, selalu hangat dan tetap hangat.
Untuk calon pembaca yang pernah tenggelam dalam sebuah harapan, ini kisahku untuk kalian, untukmu, untuk kamu di masa lalu.
rasanya aneh menulis surat untuk seorang yang baru saja menghabiskan waktunya bersamaku. bukankah lucu jika kejadian yang paling tidak terlupakan ternyata sangatlah sederhana? apa kau akan mengingatku meski hanya sedikit? apa aku bisa hidup di dalam hatimu?
jangan tekan tombol reset ya... Daniel, orang yang membuatku jatuh cinta untuk pertama kalinya, orang yang mengubah duniaku, orang yang membuat semangat hidupku kembali, orang yang membuatku melupakan penyakitku. Aku akan berjuang, meski hanya memberiku sedikit tambahan waktu, meski harapannya kecil, aku siap melakukan apa saja. Kalau aku menyerah sekarang, aku akan sangat menyesal.