Cinta, Iman Dan Harapan

Cinta, Iman Dan Harapan

  • WpView
    Bacaan 42
  • WpVote
    Undian 5
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Feb 8, 2019
"satu hal yang harus kamu tahu, Nabila. Kita tidak boleh menaruh harap dengan sepenuh hati kepada manusia, karena manusia bukanlah siapa-siapa, manusia tidak bisa apa-apa. Jikalau pun mereka memang memiliki apa yang kita cari selama ini, sejatinya manusia hanyalah perantara karena pada hakikatnya semua itu berasal dari Sang Maha. Kita, hanya seorang hamba. Jika saja apa yang sedang kamu jalani saat ini terasa menyiksa, mungkin ada pengharapan yang salah diantara harap yang kau labuhkan." Muhammad al-Fatih. Perkataanmu tempo hari memang benar Fatih, aku saja yang terlalu bodoh untuk bisa menyerap kata-katamu. karena tanpa sadar setelah kamu mengatakan itu, ada harapan yang kembali tumbuh hingga berhasil membuat sungging senyum menghiasi wajah sepanjang hari. Kupikir harapan itu akan benar-benar terwujud, namun, aku salah, harapan itu tumbuh untuk kemudian kembali patah. Apa yang harus aku lakukan? Menumbuhkan harap yang ketiga atau menjalani hidup dengan hampa tanpa cinta dan cita? Fatih, haruskah aku, seorang Nabila Agniaul Hasna menyerah pada semua cinta dan citaku, haruskah?
Hak Cipta Terpelihara
#271
iman
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • couple till jannah
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)
  • Restart ✔
  • Surgaku Bersamamu
  • Namamu di sepertiga Malamku!
  • Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Dirimu? Cinta Halalku [ADA DI DREAME]

Bagaimana jadi nya ketika dua insan saling menjaga dalam setiap doa nya? Dua manusia yang saling mencintai dalam diam namun bicara terang terangan kepada sang Pencipta untuk di satukan. Faqih, Laki laki yang hidupnya cukup dibilang tak mampu mengicar wanita dari keluarga kalangan atas. "Apa hamba pantas untuk nya ya Allah?" Sedangkan perempuan itu, Zeya juga menyimpan perasaan pada nya, namun hal itu tak di ketahui Faqih. "Aku jatuh cinta pada agama dan ahlak laki laki itu." Mereka menikah karena suatu kejadian yang tak terduga, bisa di bilang tak di sengaja tapi mereka berdua mau menerima satu sama lain. "Mencintai dalam diam itu indah, di cintai dalam diam juga itu indah. Tapi dicintai diam diam oleh orang yang kita cintai JAUH LEBIH INDAH"

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi