We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ARAL
  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Ketika rasa hadir atas nama takdir." Benci? Enggak tuh. Sayang? Enggak juga. Terus.. perasaan apa namanya jika sebal dan senang muncul disaat bersamaan? Bersama Araz, Fira selalu tertawa. Bersama Fira, Araz selalu bahagia. Tetapi mereka selalu bertengkar jika bersama. Ada sebuah perjanjian yang tidak melibatkan kata cinta didalam nya, mengharuskan rasa yang muncul harus kembali ditekan sedalamnya. Menunggu sang takdir berkata lain untuk keduanya. Tapi kamu tahu bukan? Bahwa tak selamanya seseorang mampu menahan apa yang ingin diungkapkan, apalagi perasaan yang selama ini dipendam.
All Rights Reserved
#169
read
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZAWIL
  • ALFAREZI [On Going]
  • [END] Blind Rainbow
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Drama Sepupu [END]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • BUNGKAM
ZAWIL

Zawil Arzendra adalah remaja cerdas yang menyimpan banyak misteri. Sebagai pewaris perusahaan terbesar di Jakarta, hidupnya telah digariskan-meneruskan kerajaan bisnis sang ayah. Tapi di balik semua itu, Zawil menyimpan mimpi yang tak pernah didukung siapa pun... bahkan oleh orang tuanya sendiri. Sementara itu, Azura Xaviera, sahabat masa kecilnya, tumbuh menjadi gadis ambisius yang terlihat percaya diri dan berani mengambil risiko. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik senyum dan prestasinya, Azura hidup dalam bayang-bayang kakak-kakaknya. Ia terus dibandingkan, dituntut, bahkan tak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Zawil dan Azura saling memahami-dua jiwa yang terluka, saling menjadi tempat bernaung. Tapi waktu dan takdir memisahkan mereka. Zawil harus memilih warisan keluarganya, dan Azura harus bertahan seorang diri dalam dinginnya ekspektasi. Kini, mereka kembali dipertemukan di bangku SMA. Rasa yang dulu pernah tumbuh masih tersisa, namun luka lama dan ambisi pribadi menghalangi segalanya. Dalam pusaran cinta, impian, dan luka keluarga... mampukah mereka melawan takdir? Atau harus kembali merelakan segalanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines