We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ZONA NYAMAN

ZONA NYAMAN

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Terjebak dalam Zona Nyaman itu melelahkan. Mungkin memang benar pada awal menyenangkan, tapi bukankah jika terlalu nyaman akan sulit untuk melepaskan? Alfa dan Ana mengalaminya. Mereka merasakan nyaman pada ikatan persahabatan yang sudah mereka jalani bersama. Saling menjaga dan menyayangi sejak pertemuan pertama mereka sepuluh tahun yang lalu. Mebuat mereka tak ingin pergi dari zona nyaman yang tanpa sengaja mereka ciptakan. Mungkinkah mereka akan terjebak dalam Zona Nyaman selamanya? Atau belajar untuk terlepas diri dari rejat rasa nyaman ini? "Sepenggal cerita nyaman persahabatan Alfariel Kamal dan Farzana Aszahra"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • Loving in Silence [THE END]
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Terjebak friendzone
  • Guard Your Hearts
  • Sahabat, aku cinta.
  • FRIENDZONE | ✔
  • Sahabat🍂 [COMPLETED]
  • Just Friend, not more [COMPLETE!✔]
  • Satu Langkah Menuju  Kamu

Raski tak pernah menyangka bahwa sebuah ajakan sederhana dari sahabatnya, Alfa, akan menjadi awal dari kisah yang menggugah hatinya. Semua berawal dari ajakan nonton film horor bareng teman-teman kampus-kegiatan biasa yang berubah menjadi momen luar biasa. Gugup, malu, tapi diam-diam berharap. Duduk bersebelahan dengan Dwi, gadis yang baru dikenalnya, membuat perasaan Raski berkecamuk. Dari genggaman tangan tak sengaja di bioskop, hingga tawa bersama di dalam photo booth, perlahan-lahan jarak di antara mereka memudar. Namun, apakah semua ini hanya perasaan sesaat? Atau mungkinkah ini awal dari kisah yang sebenarnya? Dalam dunia yang serba cepat dan penuh kejutan, Raski belajar bahwa cinta tak selalu hadir dalam bentuk megah. Kadang, ia datang dari percakapan canggung, tawa kecil, dan detik-detik sederhana yang bermakna. Karena ketika hati mulai bicara, tak ada lagi yang bisa disembunyikan. Dan Raski pun mulai menyadari... mungkin, dia memang telah menjadi milik Dwi-sepenuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines