GOES TO : Parung Bogor

GOES TO : Parung Bogor

  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 1, 2019
Kisah dalam perjalanan menuju Pondok Pesantren kedua guru kami Ustadz & Ustadzahti yaitu Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School. Pondok Pesantren Terbesar GRATISS.. dengan jumlah Santri kurang lebih 17.000 . Dari manakah dananya? eitss kita tidak membahas itu. Ini hanya sebuah kisah Santri Kalong (pulang-pergi) yg selama hidupnya belum pernah Mondok tapi InsyaaAllah Ngaji jalan terus. Berkunjung ke sebuah Pondok dari Berangkat hingga Pulang.
All Rights Reserved
#6
parung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 30 HARI SEBELUM WAFAT
  • Assalamualaikum Sulis
  • Dear K̶a̶n̶g̶ Santri
  • GUS KU ITU SUAMI KU {TAMAT}
  • Semanis Cinta Mas Santri
  • Presma Pesantren
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Ustadzku Imamku ( Re Post )
  • Jodoh Mbak Santri
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]

JANGAN LUPA FOOLOW!! Aziz adalah seorang santri kelas akhir di sebuah pesantren tahfidz yang terpencil, dikenal pendiam namun tekun. Di balik wajah tenangnya, ia menyimpan rahasia besar-vonis dokter bahwa umurnya tak akan lama lagi. Namun Aziz memilih merahasiakan semuanya dan menjalani hari-hari terakhirnya dengan satu tujuan: menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur'an sebelum ajal menjemput. Selama 30 hari, hidup Aziz menjadi perjalanan sunyi yang sarat makna. Ia memaknai ulang setiap ayat yang dihafalnya, memperbaiki hubungannya dengan teman dan guru, serta mencurahkan segala cintanya hanya kepada Allah. Cerita ini mengajak pembaca menyelami perjuangan batin seorang anak muda yang menjemput kematian dengan ketenangan dan cinta kepada Kalamullah. Tanpa bumbu percintaan, kisah ini mengajarkan ketulusan, perjuangan, dan bagaimana cinta sejati bisa berwujud dalam bentuk yang sangat sunyi-antara seorang hamba dan Tuhannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines