Sang Pemantik Rasaku

Sang Pemantik Rasaku

  • WpView
    Прочтений 12
  • WpVote
    Голосов 1
  • WpPart
    Частей 3
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published пнд, янв. 27, 2020
Saat mentari mulai menampakkan semburat cahaya beningnya yang menyilaukan mata, bayanganku tertuju kepadamu, membayangkan kandasnya hubungan kita yang selama ini kita bangun. Entah siapa yang salah, aku ataupun kamu ? atau mungkin kita sama-sama salah. Namun aku yang paling merasa bersalah, mengungkapkan rasa sekaligus kebohongan ini kepadamu, sampai engkau mungkin merasa kasihan terhadap rasaku. Aku bukan pengemis cinta sayang, kamu tak perlu bersusah payah membalas gejolak rasaku yang aku pendam hampir genap 7 tahun ini. Ya, 7 tahun pertemanan kita. Saat pertama melihatmu jantungku seolah tak mau tenang, bahkan berdetak semakin kencang, keringat dingin mengucur dari ujung urat kepalaku. entah apa yang terjadi ? aku pun tak mengerti. Beberapa menit sebelum murid baru itu masuk kelas (kamu), kawan-kawanmu sudah histeris duluan menyambut kedatanganmu, sedangkan aku baru selesai piket kantor guru dan menaiki anak tangga dengan cukup tergesa karena takut telat. Hembusan nafas lelahpun masih aku rasakan, lantas ku bertanya pada mereka yang berbaris di pinggir pagar gedung lantai 2 sembari melihat ke bawah, "Ada apa ya ?". "Itu di kantor guru ada murid baru kayaknya". "Oalah padahal aku baru selesai piket kantor, kok gak liat ya". "Mungkin dia baru dateng kali". "oh iya". **BERSAMBUNG**
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • ALETA
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • Because I'm Stupid (End)
  • limited to friends or falling in love '?'
  • Puisi Kegagalan
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Wrong Dream

"maafin lyly papa, lyly udah jauh terbawa arus", Hallo, Gue Lyraea Jevynesaa Arabella, hidup bertahun-tahun dikenal baik, dikelilingi kebanyakan orang-orang baik ternyata belum bisa menjadi jaminan kita akan tetap baik untuk dikemudian hari. Gue perlahan mulai terbawa arus, semenjak memutuskan untuk pergi jauh dari tempat dimana orang-orang yang menyayangi gue justru dengan terang-terangan menyatakan kebencian. Gimana menurut Lo, saat diposisi sedang terpuruk dan butuh dukungan orang-orang di sekitar lo, ternyata mereka malah percaya orang asing? "Mas udah tau kebenarannya Ra, maaf kalau mas terlambat untuk mencari tau semuanya", "Oh ya?, banyak hal yang bantu gue buat lupa padahal? Gak perlu minta maaf. Lalu?", "Mas mau ngajak Ara melanjutkan hubungan kita yang tertunda dulu", "Gue susah payah untuk sembuh sendiri dan dengan entengnya nyuruh gue balik? siapa lo?" "Jaga bicara kamu arabella, kamu lupa kalau dia tunangan kamu?", "Oh ya? padahal sejak kejadian dimana kalian menghakimi gue, gue rasa itu akhir hubungan gue sama putra kesayangannya kalian Bu zainab. Ralat, hubungan gue sama kalian semua tentunya. Gue bukan arabella yang kalian kenal dulu, gue Lyraea dan gue orang yang berbeda. Ayo sayang kita pergi", "Dan? Kak zaydan kan tadi? Sorry gue lupa nama lo, ini pacar gue, namanya kak Rafael."

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту