SANAH & SINAH

SANAH & SINAH

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 15, 2019
Ku buka pintu rumah itu. Rumah yang memiliki kenangan berarti bagi kehidupan ku. Ku memgambil nafas perlahan lalu melangkahkan kaki ku masuk ke rumah itu. Serpihan serpihan kaca berserakan di lantai, perabotan rumah tangga sudah berpindah dari tempat yang seharusnya. Rasa itu, masih sangat membekas.
All Rights Reserved
#28
bersamamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Peri Keceriaan
  • Kamu Memilih Temanku (SELESAI)
  • Behind Blood Relations
  • Eliinaa
  • Garis Singgung
  • (End) Dear, Your My Special One
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • MY FAMILY'S VOYAGE

Tidak semua rumah berbentuk bangunan, dan rumah bukan sekedar tempat untuk pulang, melainkan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman dan tenang, membuat kita berpikir bahwa kita harus hidup lebih lama agar bisa terus berada di dekatnya. Jika kebanyakan orang menganggap bahwa seseorang merupakan rumahnya, lalu bagaimana jika rumah itu ternyata adalah sebuah buku? Sebuah benda mati yang setiap lembarnya selalu menjadi saksi bisu, tidak ada yang bisa ia lakukan selain diam dan menerima satu persatu kata yang mengandung banyak makna. "Buku itu akan menjadi sangat berharga, karna di sana, kamu bisa mengekspresikan segala hal, kamu akan merasa tenang, aman dan nyaman, kamu tidak akan merasa terpojok, tidak akan ada bantahan yang berujung menyalahkan, tidak ada nada tinggi yang membuatmu sakit hati." ~Chana happy readingg🔥

More details
WpActionLinkContent Guidelines