Berjalan Bersama Bintang

Berjalan Bersama Bintang

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 2, 2019
Reika Pluviam Putri harus menahan rasa sakitnya seorang diri setelah sang paman mengusirnya dari rumah orang tuanya. Disekolah, gadis itu masih harus berhadapan dengan kakak kelas yang dalam hitungan Minggu berubah sikap padanya. •••• "Kenapa datang jika akhirnya pergi dan menyakiti?" •••• Lantas bagaimanakah Reika akan menjalankan hari-harinya setelah itu? Baca kisahnya di Berjalan Bersama Bintang, dan ikuti setiap alur yang membawamu kedunianya. Oktober2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imperfection : Fight to be fine
  • Inersia
  • M Y   B A D B O Y (Completed)
  • Miserable [Telah Terbit]
  • Iridescent
  • HURT [Sudah Terbit]
  • Sunday [Completed]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • AZILA (Terbit)

#BBS [Bastard Belati Series] #1 •Imperfection 2• ______________________________________ Mulai saat ini Cahaya tahu hidupnya tak lagi sama. Bersama Racquelle, Leo seakan lupa pada apa yang pernah terjadi dengannya dan Cahaya. Leo kembali dengan sifat berengseknya. Baik Leo dan Cahaya sama-sama bertingkah seolah saling tak mengenal satu sama lain. Hingga sesuatu tak terduga terjadi kepada keduanya. Mereka belajar untuk berjuang melawan luka dan derita yang bersarang di dada mereka. Mereka belajar melawan ego mereka masing-masing demi berdamai dengan luka. Lalu, akankah mereka mendapatkan kebahagian mereka setelahnya? _________________________________ © Copyright 2019 By Ran. *** Nggak ada bentuk toleransi untuk seorang plagiat. Tidak memaklumi segala tindak plagiarisme. Karena author bikin cerita nggak mudah. Harus meras otak supaya dapat imajinasi. Jadi, dibanding harus merugikan orang lain lebih baik tak usah buat cerita. Sesimpel itu. Berkaryalah dengan otakmu sendiri. Pergunakan otak dengan benar agar tidak sekadar jadi pajangan dalam kepala. Dibanding rusuh, pelagiat lebih baik menjauh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines